Deiyai, - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu masyarakat setempat memenuhi kebutuhan pangan, Sattas Yonif 711/Raksatama melaksanakan kegiatan budidaya labu kuning di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Kamis (29/01/2026).
Labu kuning dipilih karena memiliki nilai gizi tinggi, adaptif terhadap kondisi tanah lokal, serta potensial menjadi sumber karbohidrat alternatif bagi masyarakat.
Dankipur C Satgas Yonif 711/Raksatama, Kapten Inf Teguh Waluyo, mengatakan jika upaya itu merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan di wilayah penugasan.
“Kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga turut serta dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor pertanian. Labu kuning mudah dibudidayakan, tahan hama, dan hasil panennya dapat langsung dinikmati masyarakat, ” ujarnya.
Proses penanaman dilakukan secara gotong-royong bersama warga setempat.
Selain itu, personel Satgas juga memberikan pendampingan teknis kepada petani lokal mengenai cara menanam, merawat, hingga memanen labu kuning secara optimal.
Sekedar informasi, labu kuning dikenal kaya akan beta-karoten, vitamin A, serat, dan antioksidan, sehingga sangat baik untuk kesehatan, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil. (*)

Riansyah