Ahmad Muzani: Dari Aktivis Muda Hingga Pucuk Pimpinan MPR RI

    Ahmad Muzani: Dari Aktivis Muda Hingga Pucuk Pimpinan MPR RI
    Ahmad Muzani

    POLITISI - Perjalanan hidup Ahmad Muzani, seorang tokoh yang kini memegang amanah sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2024-2029, adalah kisah tentang dedikasi dan ambisi yang terasah sejak usia muda. Lahir pada 15 Juli 1968, Muzani telah menorehkan jejak panjang dalam dunia politik dan bisnis Indonesia, membuktikan konsistensinya dalam melayani bangsa.

    Sejak masa remajanya, semangat juang Muzani telah terpancar kuat melalui keterlibatannya dalam berbagai organisasi. Kepemimpinannya di Pelajar Islam Indonesia (PII) menjadi pijakan awal yang membentuk karakternya. Pengalaman ini kemudian ia bawa saat menempuh pendidikan di jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta, di mana ia mulai merajut mimpinya untuk berkontribusi lebih luas.

    Ketekunan membawanya merambah dunia jurnalistik sebagai wartawan majalah Amanah dan penyiar radio Ramako. Di dunia radio inilah, bakat kepemimpinannya semakin terasah, hingga ia dipercaya memegang posisi direktur untuk kawasan Serang, Banten. Pengalaman ini membekalinya dengan kemampuan komunikasi dan jaringan yang luas, modal berharga untuk langkah selanjutnya.

    Keterlibatannya dalam dunia politik praktis dimulai saat ia turut membidani lahirnya Partai Bintang Reformasi (PBR) di bawah naungan Zainuddin MZ, bahkan sempat menjabat sebagai Wakil Sekjen. Namun, takdir membawanya pada pilihan yang lebih besar menjelang Pemilu 2009. Ia menemukan panggilan hati pada Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), partai yang kelak menjadi rumah politiknya dan tempat ia berkarya hingga kini.

    Sosok yang dikenal sebagai pecinta makanan daerah ini, dan dulunya pernah mengelola perkebunan kelapa sawit milik Prabowo Subianto, meresapi nilai-nilai perjuangan Gerindra. Bersama sang istri, Himmatul Aliyah, dikaruniai empat orang anak, Ahmad Muzani mendedikasikan diri sepenuhnya untuk Gerindra. Sejak tahun 2008, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Sekretaris Jenderal partai berlambang kepala garuda ini, sebuah amanah yang ia emban hingga 2025.

    Langkah politiknya kian mantap saat ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan Lampung I. Dengan kerja keras dan dukungan yang mengalir, penggemar jogging ini berhasil melenggang ke Senayan untuk periode 2009-2014, meraih 24.723 suara. Di Komisi I DPR RI, ia mendalami isu-isu krusial seputar Pertahanan, Luar Negeri, dan Informasi.

    Tak hanya itu, kiprahnya juga meluas ke ranah pengawasan keuangan negara sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI. Ia juga dipercaya berkontribusi di tingkat nasional sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

    Konsistensi dan kepercayaan publik terus mengiringi perjalanan Ahmad Muzani. Ia terpilih kembali sebagai anggota DPR RI pada periode 2014–2019 dan dipercaya memimpin Fraksi Partai Gerindra. Puncak pengakuan atas dedikasinya datang pada 26 Maret 2018, ketika ia diangkat menjadi Wakil Ketua MPR RI, sebuah jabatan yang kembali ia sandang pada periode 2019–2024, bersama sembilan rekannya.

    Titik tertinggi kariernya diraih pada 3 Oktober 2024, ketika Ahmad Muzani resmi dilantik dan mengucapkan sumpah sebagai Ketua MPR RI periode 2024-2029. Pengalamannya yang panjang sebagai anggota dewan selama empat periode berturut-turut, ditambah rekam jejaknya yang solid di kepartaian dan organisasi, menjadi modal utama dalam mengemban tugas mulia ini. Sebelumnya, ia juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI pada periode 2018-2019 dan 2019-2024.

    Sejak periode 2012-2024, Muzani juga mengukuhkan posisinya sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR-RI, sebuah peran yang ia jalani setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi selama tiga tahun. Kepercayaan yang terus menerus diberikan ini mencerminkan integritas dan kemampuannya dalam memimpin.

    Berbagai penghargaan bergengsi turut menghiasi perjalanan kariernya. Ia dianugerahi Bintang Republik Indonesia Utama pada 25 Agustus 2025, Bintang Mahaputera Nararya pada 14 Agustus 2024, dan Bintang Jasa Utama pada 13 Agustus 2020. Tanda kehormatan ini menjadi bukti nyata kontribusinya yang luar biasa bagi bangsa dan negara. (PERS)

    ahmad muzani ketua mpr gerindra politik indonesia legislatif sejarah politik tokoh nasional parlemen
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Cindy Monica: Pengusaha Muda, Politisi NasDem,...

    Artikel Berikutnya

    Trinovi Khairani Sitorus: Politisi Muda...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Personil Polsek Cikampek Aiptu Nana Pengamanan Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Parakanmulya Guna Kelancaran Giat 
    Patroli Malam Minggu Polsek Cikampek Cegah C3 Sasar Jalur Interchange Kalihurip dan Kawasan Indotaisei 
    Cegah C3, Tawuran dan Gank Motor, Patroli Subuh Połsek Cikampek Pantau Jalur Dawuan 
    Polsek Cikampek dan Kades Kertawaluya Kawal Langsung Evakuasi Mesin dan Cabin Pesawat GA8 Airvan dari Sawah 
    Polres Pasaman dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Koto Alam Salareh Aia, Agam

    Ikuti Kami