Amazon Leo Tantang Starlink, Kecepatan Internet Satelit Makin Sengit

    Amazon Leo Tantang Starlink, Kecepatan Internet Satelit Makin Sengit

    TEKNOLOGI - Dunia internet satelit kembali bergejolak. Kali ini, kehadiran Amazon Leo, proyek ambisius di bawah naungan raksasa e-commerce Amazon yang didukung oleh salah satu orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, tampaknya akan menjadi pesaing tangguh bagi Starlink milik Elon Musk.

    Layanan internet satelit yang baru saja diumumkan oleh Amazon ini diklaim mampu menyajikan kecepatan unduh (download) yang memukau, mencapai 1 Gbps, dan kecepatan unggah (upload) hingga 400 Mbps. Bayangkan, koneksi secepat kilat ini siap mentransformasi cara kita berbisnis dan berinteraksi secara digital, di mana pun kita berada.

    Amazon mengonfirmasi bahwa terminal Leo kini telah memasuki tahap uji coba dengan beberapa pelanggan terpilih. Sebuah langkah maju yang signifikan, meskipun jangkauan Leo saat ini masih dalam tahap awal dibandingkan dengan Starlink yang telah menempatkan lebih dari 9.000 satelit di orbit bumi rendah dan melayani jutaan pengguna global.

    Namun, ambisi Amazon tak main-main. Berdasarkan kesepakatan dengan regulator telekomunikasi Amerika Serikat (FCC), Leo berencana untuk menambah konstelasi satelitnya menjadi 3.000 unit tambahan pada pertengahan tahun 2026. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk bersaing di arena global.

    Chris Weber, VP Consumer and Enterprise Business di Amazon Leo, mengungkapkan visi di balik layanan ini.

    "Kami merancang Amazon Leo untuk memenuhi kebutuhan paling kompleks dari bisnis dan pemerintah di dunia, kami ingin menyediakan perangkat untuk mentransformasi operasional mereka, di lokasi mana pun di dunia, " kata Chris Weber.

    Untuk memenuhi beragam kebutuhan, Amazon Leo menawarkan dua jenis perangkat terminal. Yang paling canggih adalah Leo Ultra, dilengkapi antena berukuran 20 hingga 30 inci, dirancang khusus untuk aplikasi yang membutuhkan koneksi stabil dan cepat seperti panggilan video, pengawasan real-time, dan akses cloud. Perangkat ini dapat terintegrasi langsung dengan Amazon Web Services (AWS), layanan cloud lainnya, atau jaringan on-premise pelanggan.

    Bagi segmen yang membutuhkan solusi lebih terjangkau, hadir Leo Nano dengan antena 7 inci yang menawarkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps. Sementara itu, Leo Pro hadir dengan antena 11 inci dan kecepatan unduh yang lebih tinggi, mencapai 400 Mbps, menawarkan keseimbangan antara performa dan harga. (PERS)

    internet satelit teknologi bisnis amazon starlink telekomunikasi
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Cindy Monica: Pengusaha Muda, Politisi NasDem,...

    Artikel Berikutnya

    Soedeson Tandra: Dari Kurator Andal Menuju...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua
    Koramil 0815/06 Bersama Kecamatan Kemlagi Laksanakan Penyemprotan Serentak Cegah Penyakit Kresek pada Tanaman Padi
    Rutan Rembang Khidmatkan Peringatan Isra Mi'raj sebagai Penguatan Iman dan Taqwa
    Bhabinkamtibmas Polsek Curugkembar Polres Sukabumi Laksanakan DDS di Desa Mekartanjung, Perkuat Sinergi dan Harkamtibmas
    Polsek Curugkembar Polres Sukabumi Laksanakan Patroli Dialogis, Sampaikan Himbauan Kamtibmas kepada Warga

    Ikuti Kami