TANGERANG - Demi memastikan kelancaran dan keamanan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, mengambil langkah strategis dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus.
Langkah ini merupakan bagian dari persiapan matang yang telah dirancang, belajar dari pengalaman tahun sebelumnya. "Persiapan sudah kami siapkan. Kami belajar dari tahun lalu dan kami telah bentuk tim satgas khusus, " ungkap Kepala Imigrasi Soetta, Galih Priya Kartika Perdhana, dalam sesi coffee morning bersama insan media di Tangerang, Banten, pada Jumat (17/04/2026).
Pembentukan tim pengawas lintas bidang ini bertujuan ganda: meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian bagi jamaah haji serta secara proaktif mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran, termasuk penyalahgunaan visa yang pernah terjadi.
Galih menambahkan, satgas ini akan melibatkan berbagai unsur, baik dari internal imigrasi maupun mitra eksternal. Untuk memperkuat koordinasi di lapangan, Imigrasi Bandara Soetta telah menjalin komunikasi erat dengan otoritas bandara (otban) dan kepolisian setempat.
"Sebagai antisipasi, tim satgas lintas bidang sudah terbentuk, kami juga berkomunikasi dengan otban dan polres, " tuturnya, menegaskan kesiapan menghadapi musim haji.
Lebih lanjut, Galih menjelaskan bahwa fokus utama satgas tidak hanya pada kelancaran operasional pelayanan, tetapi juga pada upaya menekan angka penyalahgunaan visa haji yang hingga kini masih menjadi perhatian. "Fokus satgas itu punya tugas menyiapkan pelaksanaan haji dengan baik. Selain itu, juga melakukan antisipasi penyalahgunaan visa haji, " tegasnya.
Untuk memperlancar proses keberangkatan, Imigrasi juga akan menerapkan sistem clearance di embarkasi. Petugas akan menggunakan perangkat portabel untuk memeriksa dokumen dan memberikan stempel keberangkatan di berbagai titik embarkasi, seperti Cipondoh, Bekasi, dan Pondok Gede. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat proses di Bandara Soetta.
Peristiwa pada tahun 2025 lalu, di mana sekitar 1.300 calon jamaah haji mengalami penundaan keberangkatan akibat penyalahgunaan visa, menjadi pembelajaran penting. "Pada musim haji tahun ini, diperkirakan sebanyak 35.285 calon jamaah akan melintas melalui Bandara Soetta. Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Imigrasi berharap pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib, aman dan lancar, " pungkas Galih. (PERS)

Updates.