JAKARTA - Dalam semangat kepedulian yang mendalam, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) tak sendiri dalam upaya meringankan penderitaan warga terdampak bencana. Bersama Alumni P4N 63 Lemhannas RI, TNI Angkatan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bantuan logistik berupa kebutuhan pokok telah dikirimkan untuk masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemberangkatan ini dilakukan pada hari Senin, 22 Desember 2026.
Upaya kolaboratif ini untuk mengurangi beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. Ada harapan besar agar bantuan ini dapat segera menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
"Kami percaya bantuan akan didistribusikan oleh BNPB sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah. Kami sampaikan amanah ini dan terima kasih berkenan menyalurkan bantuan kami, " ujar Gubernur Lemhannas, Dr. TB Ace Hasan Syadzily, dalam siaran pers tersebut. Ucapan ini mencerminkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan penuh kepada pihak yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan.
Serah terima bantuan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Lemhannas, Ace, kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati. Momen penting ini berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Pusat, menjadi simbol sinergi antarlembaga.
Bantuan yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan non-pangan esensial, seperti pakaian, pembalut, popok, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya. Totalnya mencapai 71 kantong, siap untuk didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Seluruh bantuan ini diberangkatkan menggunakan pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, mengangkut harapan dan doa bagi keselamatan serta kesejahteraan para korban bencana.
Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapan tulusnya agar bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. Beliau juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dan berbagai pihak untuk bersama-sama menunjukkan semangat gotong royong dan empati.
"Saya kira akan bagus kalau kita memiliki semangat gotong royong, empati, dan semangat bekerja sama, " pungkasnya, mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan dalam upaya pemulihan wilayah-wilayah yang dilanda musibah. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci utama dalam menghadapi cobaan. (PERS)

Updates.