JAKARTA - Menjelang puncak liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, secara langsung memastikan kesiapan infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat di sektor transportasi udara. Kunjungan ini dilakukan untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan perjalanan udara bagi seluruh warga.
"Sudah dipersiapkan dengan baik dan harapannya tentu penerbangan bisa berjalan dengan lancar aman nyaman menyenangkan, " ujar Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono, usai meninjau langsung berbagai fasilitas layanan di Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (22/12/25).
Dalam kesempatan tersebut, AHY, sapaan akrabnya, menekankan bahwa pemerintah, melalui kementeriannya, berbagai stakeholder, dan lembaga terkait kebandarudaraan, telah berupaya maksimal memastikan seluruh fasilitas siap melayani lonjakan penumpang di akhir tahun.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang sudah mengawal dan terus mengawasi Bandara Soekarno-Hatta ini khususnya kepada InJourney Airports, " jelasnya.
Lebih lanjut, AHY mengungkapkan bahwa selain aspek kesiapan layanan, peningkatan di bidang keselamatan juga menjadi prioritas utama. Hal ini demi memastikan setiap perjalanan masyarakat berjalan aman dan nyaman.
Menko IPK juga menggarisbawahi bahwa kelancaran perjalanan udara tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga memberikan stimulus positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Berdasarkan laporan penerbangan kita sudah di atas 90 persen, tapi mudah-mudahan semakin baik dari waktu ke waktu. Intinya masyarakat berharap penerbangan itu tepat waktu tapi di atas segala-galanya selamat dan aman, " jelasnya.
Menghadapi potensi cuaca buruk yang kerap terjadi di akhir tahun, AHY menegaskan pentingnya kewaspadaan.
"Oleh karenanya untuk keselamatan kita waspadai cuaca buruk akhir tahun, termasuk ekstrim yang kita harus pantau bersama dengan BMKG, " ujarnya.
Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat, kebijakan strategis juga diluncurkan. Menko IPK mengumumkan adanya penurunan biaya penerbangan hingga 14 persen untuk tiket ekonomi, yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
"Kita harapkan dengan kebijakan seperti ini menambah jumlah perjalanan dan masyarakat bisa mendapatkan kenyamanan sekaligus harga tiket yang lebih terjangkau, " pungkasnya. (PERS)

Updates.