AHY di Batam: Komunitas Tionghoa Penggerak Pembangunan Bangsa

    AHY di Batam: Komunitas Tionghoa Penggerak Pembangunan Bangsa
    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Senin (16/2/2026)

    BATAM - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Senin (16/2/2026) menyoroti peran krusial komunitas Tionghoa dalam memajukan pembangunan bangsa. Dalam kunjungan kerjanya ke Riau, tepatnya di Batam, yang juga bertepatan dengan perayaan Hari Imlek 2557/2026, AHY mengungkapkan pandangannya yang mendalam mengenai kontribusi mereka.

    "Komunitas Tionghoa memiliki peran dan andil yang signifikan untuk pembangunan bangsa, " ujar AHY, menekankan bagaimana kontribusi ini terasa nyata di berbagai sektor.

    Dijelaskannya lebih lanjut, AHY mengamati bahwa komunitas Tionghoa telah menjadi motor penggerak utama dalam pengembangan bisnis dan penciptaan lapangan kerja. Mulai dari ranah industri, sektor manufaktur, hingga kemajuan teknologi, kontribusi mereka menjadi fondasi kekuatan ekonomi Batam.

    AHY menyematkan harapan besar agar Batam mampu terus bertransformasi sesuai dengan visi awalnya. Ia membayangkan Batam tidak hanya sebagai pintu gerbang ekonomi bagi kawasan Asia Tenggara, namun juga sebagai pemain kunci dalam ekonomi global.

    Di tengah gejolak ketidakpastian global yang melanda dunia, AHY juga menyampaikan keinginannya agar Batam dapat terus tumbuh, berkembang menjadi kota yang modern, sembari tetap teguh pada identitas dan karakternya yang unik. Karakter khas Batam sebagai kota damai dan harmonis menjadi sorotan penting, mengingat kota ini merupakan rumah bagi keragaman suku, agama, ras, etnis, dan budaya yang hidup berdampingan dalam kerukunan dan harmoni sosial.

    Menyinggung makna tahun Imlek yang bertepatan dengan tahun kuda api, AHY melihatnya sebagai simbol yang penuh makna. "Kebetulan tahun ini adalah tahun kuda api, " ungkap AHY.

    "Kalau kita maknai, kuda merepresentasikan kerja keras, keberanian, dan tentunya energi, sedangkan api selalu melambangkan semangat yang menyala dan tentunya juga ada makna transformasi, lompatan demi lompatan, " lanjut AHY, memaknai filosofi tersebut sebagai dorongan untuk kemajuan.

    AHY menutup harapannya dengan doa dan optimisme. "Mudah-mudahan dengan filosofi dan semangat kuda api, kita semua bisa diberikan kekuatan energi, semangat yang tinggi untuk melanjutkan kerja-kerja kita sesuai profesi masing-masing. Di tahun ini, semoga kita semua semakin sukses secara finansial, bisnis, maupun juga kehidupan rumah tangga dan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, " pungkasnya. (PERS) 

    ahy batam pembangunan ekonomi imlek komunitas tionghoa harmoni
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Lapas Madiun Bersihkan Mushola Sambut Ramadhan...

    Artikel Berikutnya

    AHY Bekali Taruna AAU: Integritas Kunci...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pos Siskamling TMMD Perkuat Keamanan Warga Dataran Tinggi Somagede
    TMMD 127: Prajurit TNI Peduli Penderes Gula Aren di Somagede
    Pengobatan Gratis Disambut Hangat, Ketua RT Apresiasi Kepedulian Partai Gerindra
    AHY di Batam: Komunitas Tionghoa Penggerak Pembangunan Bangsa
    Penyidik Polres 50 Kota Ikuti pelatihan Forensik, Perkuat Profesionalisme Penanganan Perkara

    Ikuti Kami