Indonesia Pastikan Pembelian Pesawat Tempur KAAN dari Turki Lewat Pinjaman Luar Negeri

    Indonesia Pastikan Pembelian Pesawat Tempur KAAN dari Turki Lewat Pinjaman Luar Negeri
    Pesawat Tempur Canggih KAAN dari Turkish Aerospace Industries (TAI)

    JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan mengakuisisi pesawat tempur canggih KAAN dari Turkish Aerospace Industries (TAI). Langkah strategis ini dipastikan akan dibiayai melalui skema pinjaman luar negeri, sebuah kabar yang disambut baik di kalangan pemerhati pertahanan Tanah Air.

    Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan adanya kontrak awal pembelian pesawat tempur generasi kelima tersebut. Ia menyatakan, "Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan." Pernyataan ini disampaikan Rico saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (02/04/2026).

    Kepastian ini sekaligus membenarkan spekulasi yang beredar mengenai kesepakatan Indonesia untuk menambah armada tempurnya dengan pesawat buatan Turki. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Indonesia berencana membeli 48 unit pesawat jet tempur KAAN, dengan rencana pengiriman yang diperkirakan dimulai pada tahun 2032.

    Meskipun detail rinci mengenai jumlah pasti unit dan anggaran yang dialokasikan belum dapat dipaparkan secara gamblang oleh Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, ia menekankan prinsip pengadaan yang akan dilakukan secara bertahap. "Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI, " tutupnya.

    Informasi mengenai pembelian 48 unit pesawat tempur KAAN ini sebelumnya beredar luas di jagat maya, diunggah oleh akun Instagram khusus informasi bidang pertahanan, @isds.indonesia. Akun tersebut merinci bahwa kontrak pembelian pesawat tempur ini telah diteken antara Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Aerospace Industries pada gelaran pameran IDEF di Istanbul pertengahan tahun 2025 lalu. Nilai kontrak yang disebutkan mencapai 15 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp251 triliun. (PERS) 

    pesawat tempur kaan kemenhan turki pinjaman luar negeri alutsista pertahanan indonesia
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Rinjani Kembali Menyapa Pendaki, Kuota Harian...

    Artikel Berikutnya

    Raja Juli Antoni: Indonesia dan AFoCo Perkuat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Mempererat Ukhuwah dalam Silaturahmi Halal Bihalal Demi Terwujudnya Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
    Pemenuhan Hak Warga Binaan, Rutan Balikpapan Gelar Layanan Kunjungan Tatap Muka
    ‎Anggota Polsek Cigalontang Aipda Usep Suryadi melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan warga Cigalontang
    Bhabinkamtibmas Desa Gintung Kidul Amankan Hiburan Pernikahan, Imbau Warga Jaga Kamtibmas
    Bantu Anak Menyebrang, Polsek Banjarsari Polres Ciamis Siaga di Area Padat Lalu Lintas Saat Pagi

    Ikuti Kami