POLITISI - Lahir di Samalanga pada 20 Januari 1972, perjalanan hidup Teungku Samsul Bahri Tiyong adalah cerminan dinamisnya perubahan di tanah Aceh. Lebih dari sekadar seorang politikus, ia adalah saksi sejarah yang pernah mengukir jejak di medan juang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebelum akhirnya mengabdikan diri di kancah politik nasional.
Pengalaman di masa lalu membentuk karakternya. Ia pernah menjadi bagian integral dari Pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari tahun 1999 hingga 2005, bahkan memegang posisi penting sebagai Panglima Daerah II GAM wilayah Batee Iliek. Pengalaman ini tentu memberinya perspektif unik tentang perjuangan dan pengabdian untuk tanah kelahiran.
Setelah periode perjuangan bersenjata, Teungku Samsul Bahri Tiyong merambah dunia politik. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai Aceh Bireuen periode 2007—2012. Tak berhenti di situ, semangat pengabdiannya berlanjut dengan menjadi Ketua Harian Partai Nanggroe Aceh (PNA) dari tahun 2017 hingga 2022, menunjukkan loyalitasnya pada partai yang berakar kuat di Aceh.
Rekam jejaknya di parlemen pun patut diperhitungkan. Ia pernah mengemban amanah sebagai Anggota DPR Aceh pada periode 2009—2012, kembali dipercaya pada periode 2014—2019, dan kembali lagi pada 2019—2022. Kredibilitasnya semakin teruji ketika ia terpilih sebagai Anggota DPR-RI Fraksi Golkar untuk periode 2024—2029, sebuah pencapaian yang menandai babak baru dalam pengabdiannya kepada bangsa Indonesia. (PERS)

Updates.