MANADO, Sulawesi Utara – Getaran dahsyat magnitudo 7, 6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara pada Kamis (02/03/2026) pagi, pukul 06.48 Wita. Guncangan gempa yang berlangsung lebih dari satu menit ini dilaporkan terasa sangat kuat hingga ke Kota Manado, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah demi mengantisipasi dampak terburuk.
"Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami, " ujar Deysi, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado, menggambarkan intensitas getaran yang dialaminya.
Fenomena alam ini turut menghentikan aktivitas warga lain. Fanli, seorang pengemudi daring, terpaksa menghentikan kendaraannya di tengah jalan. Ia mengaku merasakan getaran hebat saat sedang mengemudi dan khawatir akan potensi bahaya seperti pohon tumbang atau tiang listrik yang roboh.
"Saya lagi mengendarai mobil, tapi terasa juga gempa itu. Saya harus berhentikan dulu karena banyak tiang listrik yang bergerak-gerak, " tuturnya, menggambarkan ketegangan yang dirasakannya.
Menanggapi situasi ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperbarui data dan mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Gempa bumi dengan magnitudo 7, 6 ini berpusat di koordinat 1, 25 lintang utara dan 126, 27 bujur timur, dengan kedalaman laut mencapai 62 kilometer. (PERS)

Updates.