JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Si., menggarisbawahi bahwa dukungan terhadap program-program pemerintah harus menjadi agenda utama bagi setiap elemen bangsa, sejalan dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Penegasan ini disampaikan Kasad saat memberikan arahan krusial kepada para peserta Pendidikan Penguatan Kepemimpinan Nasional (P3N) Kelas XXVII dan Program Pendidikan Penguatan dan Persiapan Kepemimpinan Nasional (P4N) Kelas LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia pada Rabu, 8 April 2026.
Dalam forum yang dihadiri 85 peserta P3N dan 104 peserta P4N dari berbagai unsur seperti TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, dan organisasi masyarakat, Kasad menekankan pemahaman mendalam mengenai prioritas program yang dapat diimplementasikan untuk memperkuat agenda pembangunan nasional. Beliau meyakini bahwa Indonesia memiliki modal besar berupa potensi dan sumber daya alam yang melimpah.
Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan terobosan inovatif di berbagai sektor. “Potensi tersebut harus diimbangi dengan inovasi di berbagai bidang agar mampu memperkuat pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujar Kasad.
Lebih lanjut, Jenderal Maruli menjelaskan bahwa pengembangan kekuatan TNI AD dirancang secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Tujuannya adalah membentuk postur pertahanan negara yang modern, profesional, dan mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan strategis global. Dukungan penuh terhadap setiap kebijakan Presiden yang bertujuan meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu pilar utama.
Di luar penguatan militer dan peningkatan kesejahteraan prajurit, TNI AD secara aktif berkontribusi pada masyarakat melalui program-program vital. “Kami telah membuat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kami operasikan. Data kami menunjukkan sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih, ” ungkap Kasad, menyoroti urgensi penyediaan air bersih. Program ketahanan pangan, penyediaan air bersih, serta dukungan terhadap sektor pertanian dan perkebunan menjadi bukti nyata kepedulian TNI AD.
Kasad juga menegaskan respons cepat TNI AD dalam penanganan bencana alam, memastikan masyarakat yang terdampak tidak berlarut-larut dalam kesulitan. Di sisi lain, dalam aspek teknologi pertahanan, TNI AD terus berinvestasi pada pengembangan sistem pertahanan dan inovasi alutsista. “Kita harus bersiap, anak-anak kita mampu membuat peralatan tempur yang juga dimiliki negara lain, ” imbuhnya, menunjukkan optimisme terhadap kemandirian industri pertahanan dalam negeri. (PERS)

Ibrahim