Lima Satker TNI Raih WBK, Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja

    Lima Satker TNI Raih WBK, Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja

    Jakarta - Sebanyak lima satuan kerja (Satker) TNI, yakni Babinkum dan HAM TNI, Puspen TNI, Pusinfolahta TNI, Pusbintal TNI, dan Satkomlek TNI, berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas kinerja. Penghargaan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Reformasi Birokrasi (RB) TNI Tahun 2026 yang dibuka oleh Asisten Perencanaan Umum Letjen TNI Candra Wijaya mewakili Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026), dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian PANRB.


    Dalam sambutannya, Kasum TNI menegaskan bahwa tema Rakor sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana TNI terus mendorong implementasi digital government melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. “Penerapan digital government dilaksanakan untuk mendukung tugas pokok TNI guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, inovatif, dan akuntabel, ” ujarnya.


    Kasum TNI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaksana teknis RB di lingkungan TNI, sekaligus menekankan pentingnya penguatan komitmen pimpinan dan peningkatan kapasitas SDM. "Diperlukan penguatan komitmen dari para pimpinan sebagai pengambil keputusan dan peningkatan pengetahuan teknis personel pengawak RB TNI", pungkasnya.


    Pada kesempatan tersebut, TNI juga menetapkan satuan pelayanan publik unggulan di bidang kesehatan, yaitu RSPAD Gatot Soebroto, Ladokgi R.E. Martadinata, dan RSAU dr. S. Hardjolukito, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada prajurit dan masyarakat. TNI berkomitmen untuk terus memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas. (Puspen TNI)

    jakarta
    Ahmad Rohanda

    Ahmad Rohanda

    Artikel Sebelumnya

    WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas...

    Artikel Berikutnya

    Sestama Lemhannas RI: Ketahanan Nasional...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Trafik Bandara Ahmad Yani Semarang Melonjak di Awal 2026
    Gotong Royong Perbatasan: Satgas Macan Kumbang dan Warga Ubrun Bersatu
    Perhutani Madura Bersama LMDH Lakukan Aksi Peduli Lingkungan di Kepulauan
    Satgas Yonif 631/Antang: Rosita Hadirkan Senyum Ekonomi dan Kesehatan Warga
    WFH untuk ASN Imigrasi: Efisiensi Energi dan Layanan Tetap Prima

    Ikuti Kami