POLITISI - Lahir di tengah hiruk pikuk kehidupan pada 12 Juni 1962, Marwan Dasopang menorehkan jejak panjang dalam kancah politik Indonesia. Perjalanan kariernya yang penuh dedikasi membawanya dari akar rumput hingga menduduki kursi terhormat di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).
Ia pertama kali terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019, mewakili denyut nadi masyarakat Sumatera Utara II. Dengan dukungan 59.657 suara, Marwan Dasopang secara resmi bergabung dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Amanah ini ia emban dengan penuh tanggung jawab, khususnya dalam Komisi IX yang fokus pada isu-isu krusial ketenagakerjaan.
Perjalanan hidup Marwan Dasopang tak lepas dari fondasi pendidikan yang kuat. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Rondaman, sebelum melanjutkan ke jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah di Pondok Pesantren Sungai 2, Kecamatan Portibi, Padang Lawas Utara, lulus pada tahun 1980 dan 1983. Gelar sarjana ia raih dari IAIN Sumatera Utara pada tahun 1990, dan kemudian melanjutkan studi di Universitas Krisnadwipayana hingga tahun 2016, menunjukkan komitmennya pada pembelajaran seumur hidup.
Pengalaman profesional Marwan Dasopang terbentang luas sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Operasional CV. Surya Lestari pada tahun 1997, sebuah pengalaman yang memberikannya pemahaman mendalam tentang dunia usaha. Kemudian, ia mengabdikan diri sebagai Tenaga Ahli di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) pada tahun 2009, sebelum akhirnya terpilih menjadi Anggota DPR-RI pada tahun 2014.
Keterlibatannya dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan menjadi bukti nyata semangat juangnya sejak dini. Ia pernah memimpin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada tahun 1987, menjadi Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) pada tahun 1992, serta aktif sebagai Ketua Biro Pemuda di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Pengalamannya semakin lengkap dengan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) pada tahun 1997, dan kemudian aktif di Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumatera Utara sejak 2007. (PERS)

Updates.