POLITISI - Perjalanan panjang seorang putra daerah Lampung, Sudin, S.E., dalam kancah politik nasional patut menjadi inspirasi. Sejak 15 November 1964, ia telah mendedikasikan dirinya untuk melayani masyarakat, terbukti dengan tiga periode penuh pengabdiannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Tiga periode ini mencakup masa bakti 2009–2014, 2014–2019, dan kini masih berlanjut hingga 2019–2024, sebuah amanah yang diemban dengan penuh tanggung jawab.
Selama ini, Sudin telah menjadi suara bagi masyarakat di Daerah Pemilihan Lampung I. Wilayah yang luas ini meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesawaran, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Pesisir Barat. Ia memahami denyut nadi dan aspirasi dari setiap sudut daerah yang diwakilinya, menjadikan pengalamannya semakin kaya dan mendalam.
Sebagai kader setia Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Sudin telah menunjukkan loyalitas dan kontribusinya yang signifikan. Kepercayaan yang diberikan kepadanya semakin terlihat ketika ia tidak hanya duduk di Komisi IV, tetapi juga dipercaya untuk memegang tampuk kepemimpinan sebagai Ketua Komisi IV. Posisi ini menuntut dedikasi dan pemahaman mendalam terhadap sektor yang menjadi fokus komisi tersebut.
Perjalanan hidup Sudin dimulai dari bangku sekolah dasar. Ia menamatkan pendidikan di SD Negeri 01 Panjang pada tahun 1979, dilanjutkan ke SMP Persiapan Panjang pada tahun 1982, dan SMA Utama 2 Tanjung Karang pada tahun 1985. Semangat belajar tak pernah padam, terbukti ia melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi (S-1) dari STIE Pengembangan Bisnis dan Manajemen, Jakarta, pada tahun 2009. Pendidikan ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan karirnya.
Tak hanya di ranah legislatif, Sudin juga aktif membangun jejaring dan kontribusi melalui berbagai organisasi. Sejak 2004–2009, ia menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Lampung. Kemudian, pada 2009–2014, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Maritim DPD PDI Perjuangan Lampung. Puncak kepemimpinannya di partai berlambang banteng moncong putih itu terlihat ketika ia menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung sejak 2017 hingga sekarang. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai Dewan Penasehat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia dari 2012–2019, serta menjadi Anggota Perkumpulan Umat Buddha, menunjukkan inklusivitasnya.
Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik, Sudin telah menorehkan jejak di sektor swasta. Pengalamannya sebagai Area Manager di PT Sungai Budi Jakarta (1986–1989) dan PT Wiraniaga Langgeng Jakarta (1989–1990) membentuk kemampuannya dalam manajemen dan operasional. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur di berbagai perusahaan, termasuk PT Langgeng Cakra Lestari Jakarta (1990–1992), PT Gindo Jaya Mitra Abadi Jakarta (1993–1997), dan PT Cahaya Dewata Persada (1997–1999). Pengalaman sebagai Komisaris di PT Gindo Mitra Pratama Jakarta (2005–2008) dan PT Gindo Jaya Mitra Abadi Jakarta (2005–sekarang) semakin memperkaya wawasannya dalam dunia bisnis sebelum akhirnya ia sepenuhnya mengabdikan diri di parlemen. (PERS)

Updates.