Muhammad Lokot Nasution: Dari Birokrat Hingga Anggota DPR RI

    Muhammad Lokot Nasution: Dari Birokrat Hingga Anggota DPR RI
    Muhammad Lokot Nasution

    POLITISI - Perjalanan karier Muhammad Lokot Nasution, seorang tokoh yang lahir pada 5 Juni 1979, mencakup jejak yang mengesankan. Ia dikenal sebagai mantan birokrat di Kementerian Perhubungan, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik bersama Partai Demokrat.

    Kini, Lokot Nasution mengemban tugas penting sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, periode 2024–2029. Pengalaman birokratisnya yang mendalam dipadukan dengan kapasitasnya di kancah politik.

    Lebih dari sekadar anggota legislatif, ia juga dipercaya memegang amanah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Utara untuk periode 2022–2027. Sebelum menduduki posisi strategis ini, kiprahnya di tingkat pusat juga tak kalah signifikan, pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

    Latar belakang keluarga Lokot Nasution menunjukkan ia adalah anak pertama dari enam bersaudara. Perjalanan pendidikannya ditempuh di dua institusi ternama, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) dan Universitas Gajah Mada (UGM), menandakan fondasi intelektual yang kuat.

    Dalam kehidupan pribadinya, Muhammad Lokot Nasution membina rumah tangga bersama Evy Wahyuni Puspa Sari Wibowo. Kebahagiaan keluarga mereka kian lengkap dengan kehadiran tiga orang buah hati. Anak pertama mereka, Nailan Adzima Nasution, melanjutkan tradisi keunggulan akademis dengan menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Disusul kemudian oleh dua putra lainnya, Tarikh Jihad Nasution dan si bungsu Aiman Maliki. (PERS)

    muhammad lokot nasution partai demokrat dpr ri sumatera utara profil tokoh politik indonesia
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Bakamla RI Hadiri 16th Maritime Law Enforcement...

    Artikel Berikutnya

    Tiga Pimpinan DPRD Sumbar Diganjar Penjara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Pertemuan Penuh Makna: Diplomasi Indonesia–Malaysia di Jakarta
    "Tak Mau Belajar Online Lagi, Siswa Antusias Kembali ke Sekolah"

    Ikuti Kami