POLITISI - Rudi Hartono Bangun, seorang politikus Indonesia yang lahir pada 17 Mei 1977, telah menorehkan jejak karier yang cukup beragam di dunia politik. Pengalamannya meliputi masa bakti sebagai Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2014—2015, serta kiprahnya di tingkat nasional sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat untuk periode 2014—2018. Sebelum terjun ke kancah nasional, Rudi Hartono Bangun juga pernah memegang tampuk kepemimpinan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Langkat periode 2009—2014. Ia merupakan putra dari Saleh Bangun, seorang tokoh yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sumatera Utara, menunjukkan adanya jejak karier politik yang menurun dalam keluarga.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari bangku Sekolah Dasar di SD Swasta Ahamad Yani, Binjai, yang diselesaikannya pada tahun 1989. Ia melanjutkan jenjang SMP di tempat yang sama, SMP Swasta Ahmad Yani Binjai, dan lulus pada tahun 1992. Semangatnya untuk terus belajar membawanya menyelesaikan pendidikan SMA di Taman Siswa Binjai pada tahun 1998. Gelar Sarjana (S1) ia raih dari STIE Taman Harapan, Medan, pada tahun 2003, sebelum akhirnya menamatkan pendidikan S2 dari Universitas Medan Area pada tahun 2011. Riwayat pendidikan yang komprehensif ini menjadi bekal bagi Rudi Hartono Bangun dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Di luar kiprah politiknya, Rudi Hartono Bangun pernah mengalami sebuah peristiwa yang cukup menyita perhatian publik. Dikutip dari Vice.com, saat dirinya tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kota Medan sebagai korban penipuan, ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp4 miliar. Kerugian ini timbul akibat kepercayaan yang diberikan kepada seorang wanita bernama Siska Sari, yang mengaku sebagai cucu dari Nyi Roro Kidul, tokoh legenda penguasa alam gaib Laut Selatan Jawa. Siska Sari mengklaim memiliki indera keenam dan kemampuan melihat hal-hal gaib berkat 'darah sang Ratu' yang mengalir dalam dirinya. Pengakuan ini, menurut kesaksian Rudi, berawal dari informasi yang diberikan sesosok makhluk gaib bahwa Rudi Hartono akan segera ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Secara pribadi, Rudi Hartono Bangun, yang lahir di Sawit Seberang dan memiliki darah Suku Karo, adalah buah hati dari pasangan Saleh Bangun dan Supiah Etty. Kehidupan rumah tangganya dijalani bersama Ervina Faryani, dan mereka telah dikaruniai tiga orang anak. Perjalanan hidupnya juga diwarnai dengan keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Langkat selama satu dekade, dari tahun 2005 hingga 2015. Selain itu, rekam jejak pekerjaannya mencakup posisi Komisaris di PT. Panca Sawit Karunia Mas, Direktur di CV. Jaya Sari, dan Wakil Direktur di CV. Sempana Karya. Keterlibatannya dalam berbagai bidang ini menunjukkan luasnya pengalaman yang dimilikinya sebelum dan selama berkarier di dunia politik. (PERS)

Updates.