POLITISI - Perjalanan politik Bane Raja Manalu, seorang politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), telah mengantarkannya menuju kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk periode 2024-2029. Ia berhasil merebut hati konstituennya di Daerah Pemilihan Sumatera Utara III, yang mencakup wilayah luas mulai dari Kabupaten Asahan hingga Kota Tanjungbalai, dengan perolehan suara signifikan 91.169.
Lahir 23 Juni 1981 di Kampung Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Bane Raja Manalu telah ditempa oleh kerasnya kehidupan sejak usia muda. Kehilangan sang ayah di bangku SMP tak memadamkan semangatnya. Ia justru memilih untuk mendampingi ibunya berjualan di Pasar Pagi Parluasan, sebuah pengalaman yang membentuk karakter dan ketangguhannya.
Perjalanan pendidikannya membawanya hingga ke Universitas Indonesia, membekalinya dengan ilmu dan wawasan yang kelak akan menjadi pondasi karier politiknya. Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik, Bane sempat menorehkan jejak di sektor korporasi sebagai Komisaris PT Waskita Karya Realty. Pengalamannya pun meluas saat dipercaya mengemban amanah sebagai Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Tak hanya itu, Bane Raja Manalu juga memainkan peran penting sebagai Jurubicara Pemenangan Ganjar Pranowo dalam kontestasi pemilihan umum Presiden Indonesia 2024. Suaranya yang lantang dan strateginya yang cermat turut berkontribusi dalam upaya pemenangan tersebut.
Kini, dengan mandat dari rakyat Sumatera Utara III, Bane Raja Manalu siap mengemban tugas sebagai anggota DPR RI. Pengalaman hidup yang kaya, latar belakang pendidikan yang kuat, serta rekam jejak karier yang beragam menjadi modal berharga baginya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat nasional. (PERS)

Updates.