POLITISI - Lisda Hendrajoni, sosok yang lebih dikenal dengan nama Lisda Rawdha atau Lisdawati Ansori, lahir pada 19 Januari 1973. Ia bukan sekadar politikus biasa dari Partai NasDem, melainkan wakil rakyat yang telah mengabdikan diri di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) selama dua periode sejak 2019. Perjalanan karirnya tidak berhenti di parlemen, ia juga memimpin Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Barat untuk periode 2021–2026. Kehidupan pribadinya pun tak lepas dari dunia pelayanan publik, sebagai istri dari Hendrajoni, Bupati Pesisir Selatan untuk masa jabatan 2016–2021 dan 2025–2030. Di samping peran tersebut, Lisda aktif sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Selatan.
Selama duduk di kursi DPR RI, Lisda Hendrajoni menorehkan jejak konsisten dalam memperjuangkan hak-hak mereka yang kurang beruntung, khususnya kaum miskin dan para perempuan. Ia tak henti-hentinya melahirkan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan. Dedikasi dan perjuangannya ini tidak luput dari perhatian. Harian Pagi Padang Ekspres, salah satu media terkemuka di Sumatera Barat, menobatkannya sebagai politikus yang berpihak pada rakyat miskin, sebuah pengakuan yang sangat berarti baginya.
Saat ini, Lisda Hendrajoni memperkuat Komisi X DPR RI, yang memiliki cakupan tugas luas meliputi pendidikan, pariwisata, pemuda, dan olahraga. Sebelumnya, ia telah berkontribusi di Komisi VIII yang menangani masalah kesejahteraan dan sosial. Selain itu, Lisda juga aktif sebagai anggota Badan Legislasi (Baleg), menunjukkan perannya yang komprehensif dalam pembentukan peraturan perundang-undangan.
Perjalanan akademis Lisda Hendrajoni dimulai dari tanah kelahirannya di Kotabumi, Lampung Utara, pada 19 Januari 1973. Sebagai anak sulung dari lima bersaudara, ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 2 Tanjung Aman (1979–1985), dilanjutkan ke SMP Negeri 5 Kotabumi (1985–1988), dan SMA Negeri 1 Kotabumi (1988–1991). Ia kemudian meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Surapati (2005–2009), dilanjutkan dengan gelar Magister Manajemen Transportasi dari Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti (2010–2012). Semangat belajarnya tak pernah padam, ia melanjutkan studi S3 Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Padang sejak 2017. Puncak pencapaian akademisnya diraih pada 30 April 2024, saat ia berhasil mempertahankan disertasinya dan meraih gelar Doktor. Disertasinya yang berjudul "Pengembangan Model Pelatihan Kompetensi Kepribadian Guru TK Berbasis Self Direct Learning" menjadi bukti ketekunannya dalam dunia pendidikan.
Sebelum terjun ke dunia politik, Lisda Hendrajoni memiliki karir yang gemilang sebagai pramugari di maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Pengalamannya semakin prestisius ketika ia dipercaya menjadi awak kabin pesawat kepresidenan, melayani para pemimpin bangsa dari era Presiden B.J. Habibie hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Pengalaman ini memberinya perspektif unik tentang pelayanan dan tanggung jawab.
Kiprah politik Lisda Hendrajoni dimulai dengan langkah mantap. Ia menjadi salah satu dari empat perempuan asal Sumatera Barat yang berhasil menembus parlemen di tingkat nasional pada Pemilu 2019, duduk bersama Nevi Zuairina dan Athari Gauthi Ardi. Dengan perolehan 37.326 suara, ia berhasil mengamankan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat I. Pengalamannya ini semakin memperkuat keyakinannya akan meningkatnya elektabilitas perempuan dalam kancah politik Indonesia.
Sebagai anggota legislatif, Lisda aktif mensosialisasikan program-program pemerintah, salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Pada 4 Oktober 2023, ia menjelaskan bahwa bantuan pendidikan ini disalurkan langsung kepada siswa melalui rekening masing-masing. Semangatnya untuk terus mengabdi kembali terbukti pada Pemilu 2024, di mana ia kembali terpilih menjadi Anggota DPR-RI untuk daerah pemilihan Sumatera Barat I dengan perolehan gemilang 94.553 suara. Pelantikannya pada 1 Oktober 2024 mempertegas posisinya sebagai wakil rakyat yang dipercaya kembali oleh masyarakat.
Dalam ranah politik, Lisda Hendrajoni menaruh perhatian besar pada hak-hak anak. Ia meyakini bahwa setiap anak Indonesia berhak untuk tumbuh, berkembang, dan meraih kesuksesan. Hal ini mendasarinya dalam mendukung pengajuan Rancangan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak. “Setiap anak Indonesia mempunyai hak untuk tumbuh, berkembang dan berprestasi. Hak tersebut telah dijamin oleh negara, seperti yang tertuang pada UU 1945 Pasal 28B ayat 2, ” ujarnya, menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjamin masa depan anak.
Isu pelecehan seksual juga menjadi perhatian serius Lisda. Ia menekankan pentingnya Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) sebagai benteng pertahanan terhadap predator seksual. Ia juga menyoroti perlunya peninjauan regulasi yang ada, seperti UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), agar tidak mencederai tujuan utama RUU PKS.
Lisda juga berperan dalam penguatan pengawasan obat dan makanan. Partainya mengajukan Rancangan Undang-Undang Pengawasan Obat dan Makanan (POM) pada 14 November 2023, yang bertujuan memperkuat keterlibatan masyarakat, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memperkuat penegakan hukum. Kepeduliannya terhadap isu ini kembali dipertegas saat ia mengucapkan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) atas tindakan tegasnya terhadap dosen yang melakukan pelecehan seksual, menegaskan bahwa pelecehan semacam itu tidak akan ditoleransi.
Pengalaman dan dedikasinya di berbagai bidang juga tercermin dalam riwayat organisasinya. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Doktor Ilmu Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Padang (2019-2021), Ketua Dekranasda Pesisir Selatan (2016-2021), Ketua IPEMI Sumatera Barat (2021-2026), serta aktif dalam berbagai organisasi sosial lainnya. Penghargaan yang telah diraihnya, seperti Srikandi Award 2017, Satyalancana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia (2018), Manusia Bintang dari Rakyat Merdeka Online (2017), Bunda Gender (2017), 7 Wanita Berpengaruh (2017), 50 Wanita Paling Berpengaruh di Indonesia versi Media Tempo (2021), dan Women's Inspiring Award PPLIPI kategori Politician (2021), serta predikat Politikus yang berpihak pada rakyat miskin dari Harian Pagi Padang Ekspres (2022), menjadi bukti nyata kontribusinya yang luar biasa bagi masyarakat.
Dalam sejarah elektoralnya, Lisda Hendrajoni berhasil terpilih menjadi Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat I pada Pemilu 2019 dengan 37.326 suara. Pada Pemilu 2024, ia kembali membuktikan popularitas dan dukungannya dengan meraih 94.553 suara, mengukuhkan posisinya sebagai wakil rakyat pilihan. (PERS)

Updates.