Jejak Karir Teuku Riefky Harsya dari Bisnis ke Politik

    Jejak Karir Teuku Riefky Harsya dari Bisnis ke Politik
    Teuku Riefky Harsya

    POLITISI - Sejak 21 Oktober 2024, lanskap ekonomi kreatif Indonesia memiliki nahkoda baru, Teuku Riefky Harsya, yang dipercaya menjabat sebagai Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Perjalanan beliau menapaki puncak karir ini bukanlah jalan pintas, melainkan buah dari dedikasi panjang yang terbentang dari dunia korporat hingga kancah politik nasional.

    Lahir di Jakarta pada 28 Juni 1972, jejak pendidikan Teuku Riefky Harsya dimulai di SDI Al Azhar Pusat (1978-1984), dilanjutkan ke SMP Muhammadiyah IX (1984-1987), dan SMA Negeri 6 Jakarta (1987-1990). Ambisinya membawanya menempuh pendidikan tinggi di Millitary College of Vermont, Amerika Serikat, mengambil program studi Mass Communication. Gelar magister di bidang Manajemen Gas dari Universitas Indonesia (2011-2013) dan studi doktoral di IPB (mulai 2016) semakin melengkapi fondasi intelektualnya.

    Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik, Teuku Riefky Harsya telah mengukir nama sebagai profesional. Di era 1990-an, beliau menempati posisi strategis sebagai direksi di beberapa anak perusahaan Investment Group (Tbk), termasuk sebagai Marketing Director di Uninet Media Sakti (Internet Service Provider) dan President Director di Grandkemang Hotel Management. Pengalaman ini memberikan bekal pemahaman mendalam tentang pengelolaan dan strategi bisnis.

    Langkah awal Teuku Riefky Harsya di dunia politik dimulai pada tahun 2000 sebagai relawan SBY. Beliau turut berperan aktif dalam pengumpulan KTP sebagai syarat pendirian Partai Demokrat, sebuah momen krusial dalam sejarah partai berlambang bintang dan mercy tersebut. Keterlibatannya berlanjut dalam kepengurusan DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat (2002-2005) dan menduduki jabatan strategis di DPP Partai Demokrat (2015-2020), termasuk sebagai Wakil Sekjen DPP dan Wakil Komandan I KOGASMA di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

    Perjalanan Teuku Riefky Harsya di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dimulai pada usia 33 tahun, saat beliau menjadi anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk periode 2004–2009, menggantikan Prof. Rusli Ramli yang berpulang pada 2005. Sejak itu, beliau berhasil mempertahankan kursinya dalam empat pemilihan legislatif berikutnya (2009, 2014, 2019, 2024) di Daerah Pemilihan Aceh. Pencapaiannya pada Pemilu 2009 luar biasa, menempatkannya di peringkat kesepuluh perolehan suara tertinggi secara nasional.

    Selama 15 tahun kiprahnya di senayan, Teuku Riefky Harsya dipercaya mengemban berbagai amanah penting. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VII (bidang Energi), Sekretaris Fraksi Partai Demokrat (saat itu beranggotakan 148 orang), Ketua Komisi X (bidang Pendidikan dan Kebudayaan), serta Wakil Ketua Badan Anggaran. Terkini, beliau dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi I (bidang Pertahanan) merangkap Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, mendampingi Ketua Fraksi Edhie Baskoro Yudhoyono.

    Kontribusi Teuku Riefky Harsya tak hanya sebatas di ranah legislasi. Beliau memiliki peran signifikan dalam mengawal perdamaian dan pembangunan Aceh pasca-tsunami. Keterlibatannya dalam pembahasan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Perdamaian RI-GAM (MOU Helsinki), menjadi bukti nyata komitmennya. Beliau juga aktif mengawasi Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Tsunami Aceh (2005-2009) dan mendorong percepatan berbagai program pemerintah pusat di Aceh.

    Salah satu warisan penting yang diperjuangkan Teuku Riefky Harsya adalah peningkatan elektrifikasi listrik di Aceh dari 80% menjadi 95% (2009-2014) melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya. Tak berhenti di situ, beliau juga menginisiasi ratusan bantuan alat pertanian, pembangunan sarana dan prasarana di sekitar 800 sekolah, serta memperjuangkan tambahan alokasi beasiswa (PIP & Bidik Misi) untuk lebih dari seperempat juta pelajar dan mahasiswa di Aceh (2014-2019).

    Di luar kesibukan politik, Teuku Riefky Harsya juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk sebagai Anggota Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), Ketua Bidang Investasi Persatuan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Ketua Bidang Energi KADIN Pusat, Ketua Umum Bela Diri Kurash (PBKI), Dewan Pakar Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), dan Ketua Umum Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI).

    Teuku Riefky Harsya adalah cucu pertama dari pasangan Alm. T. Abdul Hamid Azwar dan Cut Nyak Djariah, seorang tokoh yang menerima Bintang Mahaputera Nararya dan merupakan penyumbang salah satu pesawat pertama Indonesia, Avro Anson RI 004. Latar belakang keluarga yang kuat ini tampaknya turut membentuk karakter dan dedikasinya dalam melayani bangsa. (PERS)

    teuku riefky harsya menteri ekonomi kreatif partai demokrat kabinet merah putih bekraf politikus indonesia
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Bakamla RI Hadiri 16th Maritime Law Enforcement...

    Artikel Berikutnya

    Trinovi Khairani Sitorus: Politisi Muda...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Personil Polsek Cikampek Aiptu Nana Pengamanan Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Parakanmulya Guna Kelancaran Giat 
    Patroli Malam Minggu Polsek Cikampek Cegah C3 Sasar Jalur Interchange Kalihurip dan Kawasan Indotaisei 
    Cegah C3, Tawuran dan Gank Motor, Patroli Subuh Połsek Cikampek Pantau Jalur Dawuan 
    Polsek Cikampek dan Kades Kertawaluya Kawal Langsung Evakuasi Mesin dan Cabin Pesawat GA8 Airvan dari Sawah 
    Polres Pasaman dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Koto Alam Salareh Aia, Agam

    Ikuti Kami