Ukhti Ciptawaty Resmi Raih Gelar Doktor ke-54 Program Doktor Ilmu Ekonomi Unila, Teliti Efektivitas BPNT dan PKH

    Ukhti Ciptawaty Resmi Raih Gelar Doktor ke-54 Program Doktor Ilmu Ekonomi Unila, Teliti Efektivitas BPNT dan PKH

    Dr. Ukhti Ciptawaty, SE, M.Si resmi dikukuhkan sebagai Doktor ke-54 dari Program Doktoral Ilmu Ekonomi Universitas Lampung (Unila). Gelar tersebut diraih setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka yang digelar pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Auditorium Doktoral Gedung G Universitas Lampung.

    Dalam disertasinya yang berjudul “Efektivitas Program Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia Periode 2000–2022”, Dr. Ukhti meneliti secara mendalam evaluasi kebijakan bantuan sosial pemerintah, khususnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) berbasis provinsi di Indonesia.

    Penelitian ini dibimbing oleh promotor Prof. Dr. Ambya, SE, M.Si serta ko-promotor Prof. Dr. Nairobi, SE, M.Si. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola kebijakan penanganan kemiskinan di Indonesia tidak seragam antarprovinsi, baik dari segi efektivitas maupun dampak program.

    Evaluasi program menghasilkan temuan yang terbagi dalam tiga nilai utama. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas BPNT dan PKH bersifat bervariasi pada level wilayah dan periode tertentu. Dampaknya berbeda antarprovinsi, terutama dalam aspek pendapatan dan pengeluaran rumah tangga miskin.

    Secara umum, BPNT dinilai memiliki jangkauan dampak yang lebih luas dibandingkan PKH. Program ini lebih kuat dalam memberikan perlindungan konsumsi pangan serta menjaga ketahanan dasar rumah tangga miskin di lebih banyak provinsi.

    Sementara itu, PKH terbukti efektif hanya di sebagian provinsi tertentu, dengan keberhasilan yang sangat dipengaruhi oleh kesiapan struktural wilayah, seperti akses pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur dasar.

    Penelitian ini juga menegaskan bahwa BPNT berperan sebagai instrumen perlindungan sosial jangka pendek yang efektif untuk mencegah kerentanan pangan. Di sisi lain, PKH berfungsi sebagai instrumen jangka menengah hingga panjang, karena mampu memperluas pola pengeluaran rumah tangga dan membuka peluang investasi kesejahteraan.

    Lebih lanjut, kombinasi BPNT dan PKH di provinsi yang responsif terbukti menghasilkan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan yang lebih komprehensif bagi masyarakat miskin.

    Sidang terbuka pengukuhan doktor ini dihadiri lebih dari 100 undangan, terdiri dari akademisi, kolega, keluarga, serta civitas akademika Universitas Lampung.
    Pengukuhan ini diharapkan dapat menambah kontribusi sumber daya manusia yang berdampak, baik bagi Indonesia secara umum maupun bagi Universitas Lampung secara khusus, mengingat Dr. Ukhti Ciptawaty merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung. (HK)

    s3 pdie unila
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    KAKA SAPA Akan Berdiri di Universitas Borobudur,...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Gulbencal TNI AD Percepat Rehabilitasi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Di Desa Pandes Wilayah Kodim Klaten Resmi Digelar
    Polres Ciamis Optimalkan Operasi Gabungan KTMDU, Tegaskan Komitmen Tertib Pajak Kendaraan dan Pelayanan Publik
    Anggota Polsek Batujaya Sambangi Masyarakat Himbau Masyarakat Desa Segaran di malam hari
    Mahkamah Agung: Keadilan Restoratif Dominasi Vonis Pidana di 2025
    Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung sebagai Bentuk Ketahanan Pangan

    Ikuti Kami