KAKA SAPA Akan Berdiri di Universitas Borobudur, Kolaborasi KADIN dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak

    KAKA SAPA Akan Berdiri di Universitas Borobudur, Kolaborasi KADIN dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak
    Kehadiran Jurika Fratiwi, SH.,SE.,MM selaku Ketua Komite Tetap Sahabat Perempuan dan Anak KADIN, diterima oleh Wakil Rektor III Dr. Syaiful, S.E., dari Universitas Borobudur

    JAKARTA - KADIN Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Universitas Borobudur akan meluncurkan KAKA SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak), Acara sibolis 

    sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak.

    Acara grand launching KAKA SAPA akan diadakan di KADIN Indonesia, dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara KADIN, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Universitas Borobudur. Acara ini akan dihadiri oleh para pejabat KADIN, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Universitas Hukum Borobudur, serta para aktivis dan pemangku kepentingan lainnya.

    Kehadiran Jurika Fratiwi, SH., SE., MM selaku Ketua Komite Tetap Sahabat Perempuan dan Anak KADIN, diterima oleh Wakil Rektor III Dr. Syaiful, S.E., dari Universitas Borobudur. Jurika mengemukakan undangan untuk kolaborasi dengan Universitas Borobudur untuk mendirikan KAKA SAPA CAMPUS, yaitu kolaborasi PENTAHELIX berkelanjutan untuk mengembangkan Call Center SAPA 129 aplikasi milik Kementrian Pemerdayaan Perempuan dan Anak (KPPA).

    Kegiatan ini juga akan berkolaborasi dengan media TVRI, Radio Camajaya, dan berbagai media online yang di bawah naungan Jurnalis Nasional Indonesia (JNI). Dr. Hendri., ST., MT, Ketum JNI, mengatakan, "Siap berkolaborasi dalam rangka memfasilitasi akses informasi hingga ke pelosok, khususnya daerah tertinggal".

    Dalam rangka mendukung program Astacita Presiden Prabowo menyambut tahun emas di tahun 2045, KAKA SAPA Campus akan didirikan di beberapa kampus di seluruh Indonesia sebagai kepanjangan tangan KPPA, menjadi pusat pelayanan perempuan dan anak pasca pengaduan, serta melaksanakan tridharma perguruan tinggi dalam pendampingan hukum, trauma psikis korban, dan pendampingan kewirausahaan.

    "Kami berharap KAKA SAPA dapat menjadi sebuah gerakan yang kuat untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak di Indonesia, " kata Jurika, Selasa (10/02/2026), yang saat ini juga sebagai Ketua LBH IWAPI.

    kaka sapa kadin kemen pppa perlindungan anak hak perempuan kolaborasi kampus
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Pulihkan Akses Warga, TNI AD Bangun Jembatan...

    Artikel Berikutnya

    Tiga Pimpinan DPRD Sumbar Diganjar Penjara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    "Tak Mau Belajar Online Lagi, Siswa Antusias Kembali ke Sekolah"
    Polsek Cisolok Polres Sukabumi Gelar Patroli Rumah Kosong untuk Antisipasi Kejahatan Saat Mudik
    Jasa Raharja Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026
    Jasa Raharja: 3.712 Surat Jaminan Terbit, Korban Kecelakaan Idulfitri 2026 Terjamin
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami