PROFIL - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) baru saja merayakan momen penting dengan menggelar upacara kenaikan pangkat bagi 47 personel Perwira Tinggi (Pati) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (19/3/2026). Suasana haru dan kebanggaan terasa saat 47 perwira terbaik bangsa ini resmi menyandang pangkat yang lebih tinggi, sebuah pengakuan atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Dalam upacara yang khidmat tersebut, satu perwira berhasil menembus pangkat tertinggi sebagai Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Sebanyak 14 perwira lainnya kini menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, dan 32 perwira lainnya naik menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol. Setiap kenaikan pangkat ini adalah bukti nyata kerja keras dan kontribusi mereka bagi keamanan dan ketertiban di tanah air.
Salah satu perwira yang turut berbahagia adalah Faizal Ramadhani. Beliau yang kini mengemban tugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri, resmi naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), sebuah pencapaian yang sangat membanggakan.
Kisah perjalanan karier Irjen Pol Faizal Ramadhani di Polri patut menjadi inspirasi. Beliau dikenal sebagai perwira tinggi yang memiliki rekam jejak cemerlang, salah satunya saat menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Papua. Pengalaman ini membekalinya dengan pemahaman mendalam mengenai dinamika keamanan di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, Irjen Faizal juga tercatat pernah memegang peran penting sebagai Kepala Operasi (Ka Ops) Damai Cartenz. Operasi yang melibatkan sinergi antara Polri dan TNI di Papua ini, sebagaimana dikutip dari humas.polri.go.id, mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis, namun tetap tegas dalam penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) serta pelaku separatisme.
Tujuan utama dari Operasi Damai Cartenz 2026 ini adalah untuk memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai upaya, mulai dari patroli rutin, pelayanan kesehatan yang menyentuh masyarakat, hingga pengamanan hari-hari besar keagamaan. Sungguh mulia upaya ini.
|
Baca juga:
HM Fitno: Crazy Rich Pondok Indah
|
Kontribusi Faizal Ramadhani bagi keselamatan masyarakat dan stabilitas di Papua tidak dapat dipandang sebelah mata. Beliau berhasil memimpin Operasi Damai Cartenz dengan berbagai prestasi gemilang. Di antaranya adalah penangkapan Alenus Tabuni, seorang anggota KKB pimpinan Numbuk Tenggelan di Kabupaten Puncak. Tak hanya itu, ia juga berhasil mengamankan Epson Nirigi, yang berperan sebagai pemasok senjata dan amunisi bagi OPM/KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Keberhasilan lainnya meliputi pelumpuhan Toni Wetapo, anggota KKB pimpinan Yotam Bugiangge di Kali Brasa, Timika. Tak berhenti di situ, Petrus Pekei, pimpinan KKB Dokoge-Paniai, juga berhasil ditangkap di bawah komandonya. Di sela-sela tugas berat tersebut, Irjen Faizal juga menunjukkan kepeduliannya dengan memfasilitasi pembangunan jembatan bagi masyarakat di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, sebuah langkah nyata yang membawa manfaat langsung bagi kehidupan mereka. (PERS)

Updates.