AHY Jajaki Energi Nuklir Bersih Bersama Dubes Rusia

    AHY Jajaki Energi Nuklir Bersih Bersama Dubes Rusia
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara aktif menjajaki potensi pengembangan infrastruktur energi nuklir sebagai opsi energi bersih yang krusial bagi masa depan Indonesia. Langkah ini diambil melalui pertemuan strategis dengan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia.

    Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kemenko PMK, Nazib Faisal, menyampaikan arahan penting dari Menko AHY kepada para pengusaha konsultan dalam perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO). Beliau menggarisbawahi keseriusan pemerintah dalam mengupayakan pembangunan infrastruktur energi bersih, dengan energi nuklir sebagai salah satu fokus utama.

    "Kemarin Menko IPK bertemu dengan Dubes Rusia untuk Indonesia Bapak Sergei Tolchanov. Ada namanya Rosatom, " ujar Nazib Faisal, di Jakarta, Jumat (22/06/2026).

    Potensi pengembangan infrastruktur energi nuklir ini diperkirakan akan melibatkan spektrum pelaku industri yang luas, mulai dari tahap desain konsultan, proses konstruksi, hingga pekerjaan supervisi yang kompleks.

    Sebagai gambaran nyata dari komitmen Indonesia terhadap energi bersih, Nazib Faisal mencontohkan keberhasilan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Bendungan Cirata, Jawa Barat. Proyek tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari desain awal, supervisi pelaksanaan, hingga operasional dan pemeliharaan berkelanjutan.

    "Arahan Pak Menko IPK, infrastruktur energi bersih. Jadi energi bersih, itu jadi langkah ke depan, " kata Nazib.

    Eksplorasi kerja sama pembangunan infrastruktur antara Indonesia dan Rusia ini semakin menguat pasca terselenggaranya International Conference on Infrastructure (ICI) 2025. Peluang kolaborasi di bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan kini terbuka lebar.

    Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki agenda nasional yang ambisius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen per tahun. Selain itu, fokus juga diberikan pada penguatan ketahanan pangan, air, dan energi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi di sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan upaya pengentasan kemiskinan. (PERS) 

    energi nuklir infrastruktur energi ahy kemenko ipk rusia energi bersih
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    AHY di Batam: Komunitas Tionghoa Penggerak...

    Artikel Berikutnya

    Tiga Pimpinan DPRD Sumbar Diganjar Penjara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jum'at di Dauhwaru, Kapolres Jembrana Gandeng Pecalang Jaga Kamtibmas dan Antisipasi Gangguan
    Polres Ciamis Gelar Tahap Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026, Wujud Komitmen Transparansi dan Profesionalitas
    Pengamanan Ibadah Jumat Agung, Polres Ciamis Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif di Gereja Pantekosta
    Pengamanan Ibadah Jumat Agung, Polres Ciamis Hadir Jaga Kondusifitas di Gereja GKI Ciamis
    Patroli Malam Ditingkatkan, Polsek Cihaurbeuti Hadir Jaga Kamtibmas dan Tekan Angka Kriminalitas

    Ikuti Kami