JAKARTA - Gelora optimisme menyelimuti Kementerian Koperasi (Kemenkop) saat Menteri Ferry Juliantono mengumumkan kesiapan pemerintah melangkah ke tahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini adalah momen krusial, mengingat pembangunan fisik 100 persen telah tercapai untuk sebagian besar unit.
“Kita akan memasuki tahapan penting yaitu persiapan operasionalisasi. Ini paling penting dan menentukan berhasil atau tidaknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini, ” ujar Menkop Ferry dalam acara Halalbihalal di Kemenkop Jakarta, Senin (30/03/2026).
Perjalanan panjang pembangunan fisik telah membuahkan hasil. Tercatat, sebanyak 34 ribu bangunan fisik gudang, gerai, dan alat perlengkapan telah berdiri kokoh di seluruh penjuru negeri. Lebih dari 2.500 di antaranya bahkan telah mencapai kesempurnaan fisik 100 persen, siap untuk segera dioperasionalkan.
Angka 34 ribu bangunan fisik yang sedang dikebut penyelesaiannya ini merupakan bagian dari gelombang besar 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk dan mengantongi legalitas badan hukum.
“Yang sudah selesai bangunan fisiknya 100 persen itu (masuk ke) persiapan operasional. Tapi yang 34 ribu (Kopdes/kel Merah Putih) yang sedang dibangun, yang (ditargetkan) 1-2 bulan ke depan insya Allah sudah selesai itu (juga akan) persiapan untuk (tahap) operasionalnya juga, ” jelas Menkop Ferry.
Dengan penuh keyakinan, Ferry menegaskan bahwa fokus utama kini adalah pada tahap operasional. Ini adalah amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam menopang perekonomian masyarakat.
“Kita harus fokus, kembali konsolidasikan seluruh kekuatan Kementerian Koperasi dan seluruh jajaran untuk menghadapi fase terberat yaitu operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, ” tegas Ferry.
Sebelumnya, Menteri Ferry telah menargetkan lonjakan signifikan pada Agustus dan September 2026, di mana diproyeksikan akan ada 10 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang rampung pembangunan fisiknya.
“Insya Allah nanti secara bertahap pada Agustus dan September akan ada 10.000 lagi yang selesai, dan seterusnya dan seterusnya, ” ungkapnya di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/3).
Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di setiap desa dan kelurahan diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Unit-unit ini akan berfungsi sebagai gerai penjualan sembako, barang-barang bersubsidi, kebutuhan pokok, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya. Lebih dari itu, koperasi ini juga akan menjadi pusat layanan kesehatan mini, menyediakan obat-obatan dan klinik desa, serta menjadi wadah bagi kegiatan lembaga keuangan mikro, pergudangan, dan logistik. (PERS)

Updates.