KI DKI Kejar Tuntas Verifikasi Keterbukaan Informasi Publik 2025

    KI DKI Kejar Tuntas Verifikasi Keterbukaan Informasi Publik 2025

    JAKARTA - Optimisme menyelimuti Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan pelaksanaan verifikasi 'Self Assessment Questionnaire' (SAQ) untuk Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 berjalan sesuai jadwal. Upaya keras ini dilakukan demi menjamin akuntabilitas dan transparansi informasi publik di ibukota.

    Ketua Bidang Kelembagaan KI DKI Jakarta, Aang Muhdi Gozali, menyampaikan bahwa mayoritas badan publik (BP) telah berhasil menyelesaikan tahapan verifikasi. Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa kategori yang saat ini masih dalam proses penyelesaian akhir, sebuah tantangan yang terus diatasi.

    Kegiatan verifikasi yang telah memasuki hari ke-10 ini dipusatkan di Gedung Graha Mental Spiritual, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tim verifikator bekerja ekstra keras dengan target menyelesaikan seluruh proses penilaian hingga akhir pekan depan.

    "Waktu yang telah disediakan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal agar proses verifikasi dapat selesai tepat waktu, ” tegas Aang Muhdi Gozali, Jumat (17/10/2025). 

    Aang Muhdi Gozali menekankan betapa krusialnya menjaga objektivitas dan ketelitian dalam setiap tahapan penilaian. Ia menggarisbawahi bahwa setiap evaluasi harus berlandaskan pada data dan dokumen yang valid serta akurat.

    "Bila terdapat dokumen yang tidak dapat diakses, segera lakukan konfirmasi kepada pihak badan publik terkait, ” instruksinya kepada tim verifikator.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kategori badan publik filantropi menjadi salah satu fokus yang masih dalam proses, seiring dengan penyelesaian pengisian SAQ. Perhatian khusus juga diberikan kepada partai politik (parpol), mengingat adanya dinamika transisi kepengurusan di beberapa partai yang perlu diantisipasi.

    Dengan semangat koordinasi yang intensif dan pengawasan yang berkelanjutan, KI DKI Jakarta optimis dapat mencapai targetnya. "Kami menargetkan proses verifikasi dapat terselesaikan secara komprehensif, transparan dan akuntabel, " pungkas Aang Muhdi Gozali. (PERS

    ki dki e-monev keterbukaan informasi badan publik verifikasi transparansi
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Diplomasi Maritim Indonesia, Pelatihan untuk...

    Artikel Berikutnya

    Tiga Pimpinan DPRD Sumbar Diganjar Penjara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    "Tak Mau Belajar Online Lagi, Siswa Antusias Kembali ke Sekolah"
    Polsek Cisolok Polres Sukabumi Gelar Patroli Rumah Kosong untuk Antisipasi Kejahatan Saat Mudik
    Jasa Raharja Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026
    Jasa Raharja: 3.712 Surat Jaminan Terbit, Korban Kecelakaan Idulfitri 2026 Terjamin
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami