JAKARTA - Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia kembali di selenggarakan yaitu mulai 15 April - 19 April 2026. Program ini dirancang krusial untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan integritas para pemimpin legislatif daerah di tengah kompleksitas era global.

Penyelenggaraan KPPD 2026 ini diprakarsai oleh Lemhannas RI, sebuah institusi yang sangat dibanggakan, bekerja sama dengan Akademi Militer (Akmil). Kolaborasi ini kami harapkan melahirkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kokoh secara mental dan berintegritas.
Dalam era global yang ditandai oleh perubahan cepat dan kompleksitas tinggi, rivalitas geopolitik di kawasan Indo-Pasifik semakin memberikan dampak signifikan terhadap arah kebijakan ekonomi, stabilitas keamanan, serta keseimbangan sosial di tingkat nasional maupun daerah.
Kepala Daerah dituntut untuk mampu membaca dinamika global ini dan menyelaraskannya dengan fungsi pengawasan, legislasi, serta penganggaran di tingkat lokal. KPPD hadir sebagai sarana pembelajaran strategis untuk memperkuat kemampuan analisis geopolitik, ketahanan nasional, dan kepemimpinan visioner.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kepemimpinan strategis para Ketua DPRD dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional dan daerah. Melalui penguatan karakter kebangsaan, pendalaman wawasan geopolitik dan geostrategi, peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan, serta penguatan fungsi representasi rakyat, peserta didorong menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan agen perubahan, " jelas Dr. TB Ace Hasan Syadzily, Gubernur Lemhannas RI, Senin (13/04/2026).
Lebih dari itu, KPPD menjadi sarana penyiapan kader dan pemantapan pimpinan agar memiliki pola pikir yang komprehensif, integral, holistik, integratif, dan profesional. Para peserta diharapkan tumbuh menjadi pimpinan legislatif yang bermoral, beretika, berkarakter negarawan, berwawasan nusantara, serta memiliki cakrawala pandang universal.
"Eksistensi dan kejayaan sebuah bangsa berakar pada integritas serta kapasitas para pemimpinnya, " lanjut Dr. Ace.
"Sebagai negara kepulauan yang berdiri di atas keberagaman serta kekayaan alam yang luas, Indonesia menghadapi dinamika geopolitik yang terus bergejolak. Kondisi ini menuntut sosok pimpinan legislatif di tingkat daerah yang tidak hanya cakap dalam menjalankan fungsi anggaran dan legislasi, tetapi juga memiliki kedalaman visi kebangsaan, " tutup Dr. Ace.
KPPD Tahun 2026, yang berpusat di Kawasan Akademi Militer, Magelang, mengombinasikan telaah teori dengan pembangunan karakter yang disiplin. Di Lembah Tidar, para peserta akan digembleng dengan nilai-nilai patriotisme dan ideologi negara melalui pemaparan para pakar dan tokoh nasional.
Program ini akan dihadiri oleh 557 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, mencakup 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, 415 Ketua DPRD Kabupaten, dan 11 Pengurus Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia. (PERS)

Ibrahim