JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi tinggi atas masukan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait rencana berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Lebih dari sekadar menerima, Gibran secara tegas mengajak seluruh elemen pemerintahan, baik dari sektor eksekutif, yudikatif, maupun legislatif, untuk turut serta menempati IKN.
"Terima kasih atas masukan dari Bapak Anggota Dewan Yang Terhormat Dedy Sitorus. Nanti kita sama-sama berkantor di IKN, " ujar Wapres RI Gibran Rakabuming Raka dalam keterangan tertulis resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (10/04/2026).
Beliau menambahkan, gagasan ini sangat krusial mengingat IKN telah ditetapkan sebagai pusat politik negara pada tahun 2028. Oleh karena itu, penyelenggaraan negara dari berbagai sisi—eksekutif, yudikatif, dan legislatif—mutlak harus terwujud di sana.
Usulan ini sebelumnya mencuat dalam sebuah rapat yang melibatkan Kepala Otoritas IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, pada Senin (30/3). Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, secara spesifik menyinggung rencana Wapres Gibran untuk berkantor di IKN, seraya menekankan pentingnya pemanfaatan gedung-gedung yang telah terbangun di sana. Deddy juga menyarankan agar Kepala OIKN berdiskusi langsung dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto mengenai hal ini.
"Dari dulu saya minta itu. Wakil Presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana, dong, tinggal. Uang negara itu barang, " ungkap Deddy Sitorus, menyoroti efisiensi penggunaan anggaran negara.
Menanggapi hal tersebut, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa Wapres Gibran sejatinya sudah bisa berkantor di IKN sejak tahun ini. Menurutnya, gedung beserta fasilitas pendukungnya telah rampung dan siap digunakan. Persiapan ini juga telah didukung oleh sejumlah staf Wapres yang sudah lebih dulu berada di IKN.
Basuki Hadimuljono menyampaikan harapan besar agar rencana Wapres untuk berkantor di IKN dapat segera terwujud. Ia pribadi telah menjadikan IKN sebagai tempat tinggalnya dan sangat menantikan kehadiran pimpinan negara di sana.
"Kalau saya, rumah saya sekarang di sana, ya. Jadi saya berharap itu terjadi, akan ada beliau benar-benar akan berkantor di sana. Harapan saya, " pungkas Basuki. (PERS)

Updates.