MANADO - Raut bangga terpancar dari wajah para relawan di Provinsi Sulawesi Utara. Kesempatan berharga untuk bertatap muka dan berbincang singkat dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerjanya di Manado, Selasa (07/04/2026), menjadi momen tak terlupakan.
"Kami dari relawan bisa berdialog dengan Wapres meski singkat. Beliau mengutarakan perhatian pemerataan pembangunan hingga ke daerah seperti Sulut, " ujar Ketua Solidaritas Merah Putih Sulut, James Komaling, seusai pertemuan hangat di Manado.
James mengaku sangat mengapresiasi perhatian serius pemerintah pusat yang diwujudkan melalui kunjungan langsung Wakil Presiden Gibran ke Sulawesi Utara. Kunjungan ini dilakukan pasca gempa bumi bermagnitudo 7, 6 yang mengguncang wilayah tersebut pada 2 April 2026.
"Wapres berkomitmen pemerataan pembangunan tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi hingga seluruh pelosok wilayah, " tambahnya, mengutip inti dialog yang terjalin.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan sejumlah relawan yang sebelumnya gigih berjuang memenangkan pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran pada Pemilu 2024. Di antaranya adalah organisasi Garuda 08, LAKRI, Brigade Permesta, JPKP, Solmet, serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.
Suasana keakraban dan kekeluargaan terasa kental selama pertemuan berlangsung, demikian diungkapkan James. Ini menunjukkan kedekatan antara pemimpin negara dengan masyarakat yang pernah menjadi garda terdepan dalam perjuangan politik.
Sebelumnya, Wakil Presiden telah tiba di Manado pada Senin (06/05/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Kedatangannya bertujuan untuk meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak gempa bumi.
Setibanya di Bandara Sam Ratulangi Manado, Wakil Presiden disambut hangat oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Sambutan ini menandakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dampak bencana.
Dalam rangkaian kunjungannya, Wakil Presiden juga menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban meninggal dunia, Deitje Lahia, yang menjadi korban reruntuhan Gedung KONI Sario Manado. Ia juga meninjau kondisi Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus di Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, yang mengalami kerusakan akibat gempa. (PERS)

Updates.