Prajurit Kodam IM Sigap Selamatkan Warga Aceh dari Banjir dan Longsor

    Prajurit Kodam IM Sigap Selamatkan Warga Aceh dari Banjir dan Longsor

    Jakarta - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang berlangsung sejak pertengahan November 2025 memicu banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah di sejumlah wilayah Aceh. Dampak bencana semakin meluas, mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan ribuan lainnya harus mengungsi.

    Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengungkapkan sebanyak 33.817 KK atau 119.988 jiwa terdampak, sementara 6.998 KK atau 20.759 jiwa terpaksa mengungsi di 16 kabupaten/kota. Tingginya curah hujan dan kondisi geologi yang labil memperparah bencana di lapangan, menyebabkan rumah terendam antara 30 hingga 130 cm, bahkan beberapa akses transportasi terputus, Sabtu (29/11/2025).

     

    Wilayah terdampak meliputi Bener Meriah, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Lhokseumawe, Langsa, Gayo Lues, Aceh Barat, Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Utara, hingga Aceh Selatan. Melihat situasi yang berkembang cepat, pemerintah daerah telah menetapkan Status Darurat Bencana di delapan kabupaten/kota, yang menjadi dasar dikerahkannya seluruh unsur penanganan secara terpadu.

     

    Menindaklanjuti kondisi ini, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menginstruksikan jajaran satuan TNI AD di wilayah Aceh untuk bergerak cepat ke titik-titik terdampak. Sejak hari pertama, prajurit Kodam IM telah berada di lapangan membantu evakuasi, penyaluran logistik, hingga pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor. “Kami tidak akan meninggalkan masyarakat dalam kondisi sulit. Prajurit Kodam IM akan tetap berada di lapangan hingga kondisi benar-benar pulih, ” tegasnya.

     

    Prajurit turut mengevakuasi warga rentan seperti lansia, anak-anak, perempuan, serta penyandang kebutuhan khusus, sekaligus mengoperasikan alat berat dan peralatan manual untuk membuka kembali jalur penghubung antardesa. Di pos-pos pengungsian, TNI mendirikan tenda darurat, dapur umum lapangan, dan menyalurkan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak atau terendam.

     

    Dengan kehadiran penuh prajurit Kodam Iskandar Muda yang bekerja siang dan malam, TNI bertekad memastikan penanganan bencana di Aceh berjalan optimal hingga kondisi masyarakat kembali stabil dan aman. (Puspen TNI)

    jakarta
    Ahmad Rohanda

    Ahmad Rohanda

    Artikel Sebelumnya

    Cindy Monica: Pengusaha Muda, Politisi NasDem,...

    Artikel Berikutnya

    Tiga Pimpinan DPRD Sumbar Diganjar Penjara...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pertemuan Penuh Makna: Diplomasi Indonesia–Malaysia di Jakarta
    "Tak Mau Belajar Online Lagi, Siswa Antusias Kembali ke Sekolah"
    Polsek Cisolok Polres Sukabumi Gelar Patroli Rumah Kosong untuk Antisipasi Kejahatan Saat Mudik
    Jasa Raharja Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026
    Jasa Raharja: 3.712 Surat Jaminan Terbit, Korban Kecelakaan Idulfitri 2026 Terjamin

    Ikuti Kami