Satori: Perjalanan Politik Dari Cirebon Hingga Senayan

    Satori: Perjalanan Politik Dari Cirebon Hingga Senayan
    Satori

    POLITISI - Lahir di tengah riuh rendah kehidupan masyarakat pada 25 Februari 1970, Satori telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk melayani publik. Perjalanan politiknya kini membawanya duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sejak tahun 2019, mewakili suara dan denyut nadi masyarakat di daerah pemilihan Jawa Barat VIII yang mencakup Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kota Cirebon. Kiprahnya di kancah politik nasional ini tak lepas dari akar kuatnya sebagai kader Partai NasDem.

    Perjalanan intelektual Satori terbentang melalui jenjang pendidikan yang ia tempuh. Ia menamatkan pendidikan dasar di SD Panongan pada periode 1977–1983, dilanjutkan ke jenjang SMP PGRI Palimanan (1983–1986) dan SMA Negeri Palimanan (1986–1989). Semangatnya untuk terus belajar tak padam, terbukti dengan perolehan gelar Sarjana Strata 1 (S-1) PAI Tarbiyah dari STAI Cirebon (2008–2011) dan gelar Magister Manajemen (S-2) dari Sekolah Tinggi Manajemen Jakarta (2011–2013). Latar belakang pendidikan ini tentu menjadi bekal berharga dalam menjalankan amanah rakyat.

    Tak hanya di bangku pendidikan, Satori juga aktif dalam berbagai organisasi yang membentuk karakternya. Pengalamannya memimpin sebagai Ketua IPHI Kabupaten Cirebon periode 2020–2025 menjadi bukti kepemimpinannya yang diakui di tingkat daerah. Organisasi-organisasi ini turut membentuk pemahamannya tentang aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara mendalam.

    Karier politik Satori merupakan sebuah evolusi yang menarik. Ia memulai jejaknya di pemerintahan daerah sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada periode 2009–2014. Pengalaman ini berlanjut ke tingkat provinsi, di mana ia kembali mengabdi sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari PKS (2014–2019). Titik balik penting terjadi pada tahun 2019, saat Satori memutuskan bergabung dengan Partai NasDem dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI.

    Selama masa baktinya di DPR RI, Satori telah menunjukkan fleksibilitas dan kemampuannya beradaptasi. Ia pernah bertugas di Komisi XI pada periode 2019–2020, kemudian beralih ke Komisi VIII pada tahun 2020. Tak berhenti di situ, ia kembali ke Komisi XI untuk periode 2020–2024, sebelum akhirnya kembali mengabdikan diri di Komisi VIII pada periode 2024 hingga sekarang. Komisi VIII sendiri membidangi urusan agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, menunjukkan fokus Satori pada isu-isu krusial yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. (PERS)

    satori dpr ri nasdem cirebon politik indonesia legislator
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Cindy Monica: Pengusaha Muda, Politisi NasDem,...

    Artikel Berikutnya

    Samuel Wattimena: Perancang Busana dan Politisi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Personil Polsek Cikampek Aiptu Nana Pengamanan Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Parakanmulya Guna Kelancaran Giat 
    Patroli Malam Minggu Polsek Cikampek Cegah C3 Sasar Jalur Interchange Kalihurip dan Kawasan Indotaisei 
    Cegah C3, Tawuran dan Gank Motor, Patroli Subuh Połsek Cikampek Pantau Jalur Dawuan 
    Polsek Cikampek dan Kades Kertawaluya Kawal Langsung Evakuasi Mesin dan Cabin Pesawat GA8 Airvan dari Sawah 
    Polres Pasaman dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Koto Alam Salareh Aia, Agam

    Ikuti Kami