POLITISI - Sejak tahun 2014, nama Ahmad Najib Qodratullah telah mengakar kuat di kancah politik nasional sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II. Wilayah yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini menjadi saksi perjuangannya mewakili suara masyarakat. Sebagai kader Partai Amanat Nasional (PAN), Najib, yang lahir pada 26 September 1977, kini mengemban amanah di Komisi XI DPR RI, sekaligus aktif dalam Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.
Perjalanan politik Najib tidaklah instan. Sejak tahun 1999, ia telah aktif di akar rumput PAN, bahkan memimpin organisasi sayap pemuda partai di Kabupaten Bandung. Pengalaman organisasinya meluas hingga ke ranah olahraga, pernah menjabat sebagai ketua Perguruan Silat Mekar Kencana dan sekretaris Persatuan Golf Indonesia. Tak hanya itu, ia juga sempat merasakan dunia sepak bola sebagai asisten manajer Persikab Bandung pada periode 2007-2009.
Pendidikan sarjana manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kridatama ia selesaikan pada tahun 2012, membekalinya dengan pemahaman yang solid untuk mengarungi dinamika ekonomi dan kebijakan.
Langkah politik Najib di tingkat daerah dimulai pada Pemilu Legislatif 2004, di mana ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari fraksi PAN. Kepercayaan masyarakat kembali ia raih pada Pemilu Legislatif 2009, bahkan dipercaya memegang jabatan Ketua Banggar DPRD Kabupaten Bandung. Pengalaman inilah yang menjadi modal berharga baginya saat melenggang ke Senayan.
Pada Pemilu Legislatif 2014, Najib berhasil merebut kursi DPR RI mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat II. Panggung politiknya semakin luas. Pada tahun 2017, ia menunjukkan kepemimpinannya dengan terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Provinsi Jawa Barat. Kepercayaan publik kembali mengalir pada Pemilu Legislatif 2019, di mana ia kembali terpilih untuk daerah pemilihan yang sama dan dipercaya bertugas di Komisi XI, serta menjadi bagian dari Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.
Konsistensi Najib dalam melayani masyarakat terus berlanjut. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia kembali dipercaya oleh konstituennya untuk mewakili aspirasi mereka di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (PERS)

Updates.