POLITISI - Dikenal luas dengan sapaan akrab 'Ibu Cinta', Atalia Praratya (lahir 20 November 1973) telah menorehkan jejak karier yang menginspirasi. Sosok politikus dan akademisi ini bukan hanya dikenal sebagai istri dari mantan Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, namun juga sebagai pribadi yang aktif berkontribusi di berbagai sektor.
Perjalanan pendidikannya yang gemilang dimulai dari SMA Negeri 5 Bandung, dilanjutkan dengan gelar D-3 Perpajakan dari Universitas Padjadjaran, S-1 Hubungan Internasional dari Universitas Katolik Parahyangan, hingga menuntaskan studi magister dan doktor dalam Ilmu Komunikasi di Universitas Pasundan dan Universitas Padjadjaran. Latar belakang akademis yang kuat ini menjadi pondasi bagi kiprahnya di dunia profesional.
Sejak 2013, Atalia telah menjabat sebagai Komisaris PT Urbane Indonesia, sebuah peran yang menunjukkan ketajaman bisnisnya. Paralel dengan itu, sejak 2020, ia aktif sebagai dosen tetap di Universitas Widyatama. Tak hanya di ranah profesional dan akademis, Atalia juga dikenal sebagai pendiri Jabar Bergerak dan memimpin Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat, menunjukkan komitmennya pada gerakan sosial dan kepemudaan.
Kehidupan pribadinya pun tak lepas dari perhatian. Menikah dengan Ridwan Kamil pada 7 Desember 1996, rumah tangga mereka dikaruniai dua putra-putri, Emmeril Kahn Mumtadz dan Camillia Laetitia Azzzahra. Kebahagiaan keluarga mereka bertambah dengan kehadiran Arkana Aidan Misbach, yang mereka adopsi pada tahun 2020.
Ketika Ridwan Kamil menjabat sebagai Wali Kota Bandung, Atalia mengemban amanah sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung. Perannya sangat krusial dalam mengawal program-program yang berfokus pada kesejahteraan sosial dan pemberdayaan perempuan. Pengalaman ini berlanjut saat ia mendampingi Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat, di mana ia juga menyandang gelar Bunda PAUD Jawa Barat.
Pada tahun 2020, ia mengukuhkan posisinya di Gerakan Pramuka sebagai Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat, membuktikan kepemimpinannya dalam organisasi kepanduan.
Memasuki fase baru dalam kariernya, pada tahun 2023, Atalia memutuskan terjun ke dunia politik legislatif dengan mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif dari Partai Golongan Karya untuk Pemilu 2024. Keputusan ini didorong oleh keinginan kuatnya untuk, “memperjuangkan perempuan lebih tajam lagi”. Keinginannya terwujud, ia terpilih sebagai anggota DPR RI untuk daerah pemilihan Jawa Barat I, dan kini mengabdikan diri di Komisi VIII.
Tak hanya aktif di berbagai bidang, Atalia Praratya juga dikenal sebagai penulis produktif. Karyanya meliputi buku motivasi dan novel anak, seperti '89 Cara Bahagia ala Atalia' (2017), 'Catatan Kecil tentang Kita' (2019), 'Mia dan Ikan Goreng' (2019), 'Rendi Sakit Perut' (2020), 'Laki-laki ke-42' (2021), 'Dinda Tidak Rewel Lagi' (2022), dan 'Cuma Rindu' (2023). Ia juga pernah terlibat dalam film 'Ancika: Dia yang Bersamaku 1995' dan 'Dilan: Wo Ai Ni 1983' sebagai guru bimbingan belajar dan tamu.
Berbagai penghargaan telah diraihnya sebagai wujud apresiasi atas kontribusi luar biasa. Mulai dari IWAPI Kartini Awards 2024, Wiyata Dharma Utama Bunda Paud Tingkat Nasional 2023, Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 2023, hingga penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas Program Sekoper Cinta 2023. Penghargaan sebagai 'The Most Inspiring Motivator Womenpreneur' dari HIPMI Bandung, Figur Teladan dari Detik Awards 2023, Literacy Promoter dari IKAPI Awards 2022, dan Tokoh Penggerak Inklusi Keuangan dari OJK 2022, semakin mengukuhkan posisinya sebagai sosok yang berpengaruh.
Atalia juga menerima Apresiasi Bunda Paud Tingkat Nasional (Wiyata Dharma Madya) 2022, 'Influential Woman in Local Government of The Year' dari Fimela Award 2022, Lencana Karya Bakti dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 2022, serta penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2019 Kategori Penggiat Sosial dari IPEMI Pusat. (PERS)

Updates.