POLITISI - Menelisik kiprah Mohammad Iqbal Romzi, sosok yang lahir pada 05 November 1960, membawa kita pada perjalanan seorang wakil rakyat yang terpilih mengisi kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk periode 2014-2019.
Beliau adalah representasi dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera), yang dipercaya oleh masyarakat Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II. Area pemilihan yang luas ini mencakup Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Lahat, Oku Timur, Oku Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, serta Kota Pagar Alam dan Kota Prabumulih.
Di parlemen, beliau mengabdikan diri di Komisi VIII, sebuah komisi yang menyoroti isu-isu krusial terkait agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan. Pengalaman ini tentu membentuk perspektifnya dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Jauh sebelum duduk di kursi dewan, langkah politik Iqbal telah teruji. Pada Pemilihan Wali Kota Palembang tahun 2008, beliau turut serta mendampingi Sarimuda sebagai Calon Wakil Wali Kota. Meski pasangan ini harus puas berada di urutan kedua, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga.
Tak berhenti di situ, pada gelaran Pilkada Serentak 2015, Partai Keadilan Sejahtera sempat mengusungnya untuk maju dalam Pilkada Ogan Ilir. Namun, dengan pertimbangan matang, Iqbal memilih untuk menolak tawaran tersebut. Keputusannya kala itu dilandasi oleh keinginan untuk memberikan fokus penuh pada amanah sebagai anggota dewan. (PERS)

Updates.