NTB Siapkan 30 Ribu Sapi Kurban untuk Jabodetabek

    NTB Siapkan 30 Ribu Sapi Kurban untuk Jabodetabek
    Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi

    MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengambil langkah strategis dengan menyiapkan stok sapi kurban yang impresif, mencapai 30 ribu ekor, khusus untuk memenuhi lonjakan permintaan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

    Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi, menegaskan bahwa angka ini murni dialokasikan untuk kebutuhan spesifik momen Idul Adha di kawasan metropolitan tersebut. "Itu khusus untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha saja di wilayah Jabodetabek, " ujarnya di Mataram, Minggu (29/03/2026).

    Awalnya, rencana cadangan sapi yang disiapkan adalah sebanyak 21 ribu ekor. Namun, seiring berjalannya waktu dan adanya lonjakan permintaan, terjadi penambahan signifikan sebanyak 9.000 ekor sapi yang kini dalam proses pengiriman dari Sumbawa.

    Proses pengiriman pun telah berjalan lancar, di mana para pengusaha ternak mengangkut hewan-hewan tersebut menggunakan armada truk tronton yang menempuh jalur darat dari Bima, Lombok, hingga Surabaya.

    Riadi menjelaskan bahwa percepatan pengiriman ini merupakan upaya antisipasi agar tidak terulang kembali kepadatan luar biasa di area pelabuhan, seperti yang kerap terjadi di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, pada tahun-tahun sebelumnya.

    "Ini kita jadwalkan. Jangan sampai pada saat menjelang Idul Adha baru dikirim, sehingga terjadi penumpukan antrean truk pengangkut sapi di areal pelabuhan. Itu makanya yang kita lakukan antisipasi dimulai dari sekarang, " terangnya.

    Lebih jauh, Riadi merujuk pada dasar hukum yang mengatur pergerakan hewan ternak ini, yakni Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-649 tahun 2025 tentang Kuota Pengeluaran Sapi dan Kerbau Pedaging Dalam dan Luar Daerah serta Pemasukan Sapi di NTB tahun 2026. Keputusan ini menetapkan kuota pengeluaran sapi pedaging dari NTB sebanyak 52.517 ekor dan kerbau sebanyak 2.550 ekor.

    Distribusi sapi pedaging terbesar berasal dari Kabupaten Bima dengan 17.500 ekor, diikuti oleh Sumbawa sebanyak 17.000 ekor, Dompu 13.500 ekor, Kota Bima 3.317 ekor, dan Sumbawa Barat dengan 200 ekor sapi.

    Untuk kuota kerbau yang dikirim ke luar daerah, totalnya mencapai 2.550 ekor. Mayoritas tujuan pengiriman adalah Surabaya dengan 1.400 ekor, disusul Dompu (300 ekor), Sumbawa (200 ekor), Sumbawa Barat (200 ekor), Kabupaten Bima (200 ekor), dan Kota Bima (50 ekor).

    Riadi membandingkan bahwa kuota tahun 2026 ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. "Kalau di banding kuota tahun 2025, ini jauh lebih banyak kuota tahun 2026. Kalau tahun lalu cuman 49.254 ekor sapi. Sementara kerbau sebanyak 5.580 ekor, " pungkasnya. (PERS) 

    sapi kurban idul adha ntb jabodetabek peternakan distribusi hewan
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Dody Hanggodo: Pekalongan Mendesak Jadi...

    Artikel Berikutnya

    Vonis Kasus Sabu 2 Ton, Dari Tangis ABK...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 408: Kesehatan Menjangkau Pelosok Papua
    Satgas Yonif 408 Borong Ubi Papua, Hadirkan Senyum Mama Andugume
    Kebersamaan Tanpa Batas, Halal Bihalal Danramil 0804/01 Magetan Bersama Anggota dan Keluarga
    Danramil 0804/06 Maospati Hadiri Musdes dan Laporan Pertanggung Jawaban Kepala Desa Sugihwaras Tahun Anggaran 2025
    Satgas Yonif 408 Bawa Harapan Air Bersih ke Wome, Lanny Jaya

    Ikuti Kami