POLITISI - Lahir 28 Agustus 1991, Indonesia mengenal sosok Ravindra Airlangga, sebagai seorang pengusaha dan politikus muda yang mewarisi darah biru politik. Ia adalah putra dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan cucu dari Hartarto Sastrosoenarto, seorang menteri di era kepemimpinan Presiden Soeharto. Jejak langkahnya di kancah politik tanah air mulai terlihat saat Pemilihan Umum Legislatif 2019, di mana ia berhasil menorehkan peringkat ketiga di Daerah Pemilihan V Jawa Barat, bersaing ketat dengan nama-nama besar seperti Fadli Zon dari Partai Gerindra dan Adian Napitupulu dari PDIP.
Perjalanan politiknya semakin mantap setelah pada 27 Maret 2022, Ravindra dilantik menjadi Anggota DPR-RI. Pelantikan ini mengisi sisa masa jabatan 2019-2024, menggantikan almarhum Ichsan Firdaus yang berpulang. Momen ini tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan, meneruskan estafet pengabdian di parlemen.
Di balik kesibukannya di dunia politik, Ravindra juga dikenal memiliki ketajaman intelektual dan visi jauh ke depan. Ia menyelesaikan pendidikan Master of Science dari Johns Hopkins University pada tahun 2016, setelah sebelumnya meraih gelar Bachelor of Arts dari University of San Francisco pada tahun 2013. Perhatiannya yang mendalam pada bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), khususnya bioteknologi, sering kali ia curahkan dalam bentuk gagasan dan masukan konstruktif terkait inovasi-inovasi terkini. Pengalamannya di sektor engineering, procurement and construction (EPC) serta informatika juga memperkaya perspektifnya dalam melihat kemajuan teknologi.
Tak hanya berkutat pada ranah kebijakan dan bisnis, Ravindra juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Pada tahun 2021, ia menginisiasi sebuah program keliling Indonesia untuk meninjau pembangunan klinik pratama Partai Golkar yang diberi nama Yellow Clinic. Inisiatif ini lahir dari semangat untuk memberikan bantuan nyata kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19, sebuah langkah yang sangat menyentuh hati saya sebagai sesama anak bangsa yang merasakan dampak pandemi. (PERS)

Updates.