MINAHASA - Usai menyelesaikan agenda kerjanya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan perjalanan ke Desa Tateli, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara pada Senin (6/4/2026) malam. Kedatangannya di Minahasa memiliki makna mendalam, yakni untuk melayat ke rumah duka salah satu korban gempa bumi dahsyat.
Gempa bermagnitudo 7, 6 yang mengguncang wilayah perairan Bitung, Sulawesi Utara, dan sebagian Maluku Utara, pada Kamis (2/4), telah menimbulkan duka mendalam. Salah satu korban jiwa adalah Deitje Lahia (69 tahun), warga Desa Tateli, yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan di kawasan Gedung KONI, Manado. Jasad almarhumah telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Sekretariat Wakil Presiden dalam siaran resminya di Jakarta, Selasa (07/04/2026), menegaskan bahwa kunjungan Wapres Gibran ke rumah duka merupakan wujud nyata perhatian dan empati pemerintah kepada masyarakat yang terdampak bencana. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara di setiap situasi darurat.
Di rumah duka, Wapres Gibran secara pribadi menyampaikan ucapan belasungkawa terdalam kepada keluarga almarhumah Deitje. Beliau juga memastikan bahwa pemerintah terus memantau kerusakan dan dampak lain yang dialami masyarakat pasca gempa.
Kehadiran Wapres Gibran diharapkan dapat memberikan dukungan moril yang berarti bagi keluarga yang berduka. "Kehadiran Wapres di lokasi diharapkan bisa memberikan dukungan moril bagi keluarga korban sekaligus memastikan bahwa upaya penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi, " demikian siaran resmi Sekretariat Wapres.
Respons cepat juga ditunjukkan oleh sejumlah kementerian. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung menerjunkan tim untuk memeriksa kondisi infrastruktur di daerah terdampak gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Pemantauan awal menunjukkan sebagian besar jalan dan jembatan masih dalam kondisi aman.
"Untuk Minahasa Utara, Bitung, sementara ini jalan-jalan, jalan jembatan masih aman, ” kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo kepada wartawan pada Kamis (2/4/2026). (PERS)

Updates.