POLITISI - Perjalanan karier politik Cucun Ahmad Syamsurijal, yang lahir di Bandung pada 8 November 1972, kini mencapai puncak baru sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024-2029. Mewakili Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan daerah pemilihan Jawa Barat II, ia telah menorehkan jejak tiga periode berturut-turut di parlemen, sebuah bukti konsistensi dan kepercayaan publik.
Latar belakang pendidikan Cucun yang berakar kuat pada nilai-nilai agama tak terlepas dari perannya di masa depan. Setelah menempuh pendidikan di pondok pesantren milik Ilyas Ruhiat, sosok yang turut berperan dalam pendirian PKB, ia melanjutkan studi peradilan agama di Institut Agama Islam Cipasung dan meraih gelar sarjana pada 1996. Pengalaman ini tampaknya membentuk fondasi integritasnya.
Tak berhenti di situ, Cucun terus mengasah intelektualitasnya dengan menempuh pendidikan S-2 di Universitas Padjadjaran jurusan Administrasi Publik pada 2016. Ambisinya berlanjut hingga meraih gelar doktor di universitas yang sama pada 2022 dengan predikat cum laude, menunjukkan ketekunan dan dedikasinya dalam pengembangan diri.
Keterlibatan Cucun dalam organisasi kemasyarakatan tak kalah signifikan. Sejak 1998, ia telah aktif di Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Solokanjeruk. Bergabung dengan PKB, kendaraan politik NU, ia mengemban amanah sebagai wakil bendahara DPW Jawa Barat pada 2005, sebelum akhirnya memimpin DPC PKB Kabupaten Bandung pada 2010.
Pada Pemilu Legislatif 2014, Cucun pertama kali terpilih menjadi anggota DPR RI. Di Senayan, ia dipercaya menjabat sekretaris fraksi PKB hingga 2017, serta menjadi anggota Komisi IV, sebelum pindah ke Komisi V. Perannya sebagai penindak lanjut tugas ketua fraksi PKB menjadi sorotan pada 2018.
Peristiwa penting terjadi saat pembahasan hak angket DPR terkait kasus korupsi e-KTP. Cucun, bersama anggota fraksi PKB dan Gerindra, memilih untuk melakukan walkout sebagai bentuk protes atas ketidaksetujuan pimpinan sidang terhadap interupsinya. Sikap ini mencerminkan keberaniannya dalam menyuarakan aspirasi.
Periode 2019-2024 menandai kembalinya Cucun ke DPR RI dengan perolehan suara signifikan. Kali ini, ia dipercaya memegang amanah sebagai anggota Komisi III sekaligus ketua Fraksi PKB, sebuah posisi strategis yang menuntut kepemimpinan kuat.
Memasuki periode 2024-2029, Cucun kembali membuktikan popularitasnya dengan meraih suara terbanyak di daerah pemilihannya, 267.788 suara. Kepercayaan publik ini mengantarkannya pada posisi Wakil Ketua DPR RI, berbagi panggung dengan pimpinan dewan lainnya.
Salah satu momen yang menarik perhatian publik adalah ketika Cucun secara terbuka meninggalkan acara pelantikan rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Keputusannya didasari kekecewaan mendalam atas penggunaan bahasa asing dalam acara tersebut, sebuah bentuk kepeduliannya terhadap pelestarian bahasa nasional. (PERS)

Updates.