POLITISI - Lahir pada 1 April 1980, H. Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, S.E., M.M., telah mengukir jejak signifikan dalam kancah politik Sumatera Selatan. Pengalaman kepemimpinannya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan dimulai sejak periode 2014-2019, di mana ia menjabat sebagai Ketua. Keputusannya untuk mengundurkan diri pada tahun 2018 demi mengikuti Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan 2018 bersama Dodi Reza Alex Noerdin, menunjukkan ambisi dan keberaniannya dalam kontestasi elektoral.
Kini, amanah kembali dipercayakan kepadanya. Periode 2019-2024 menandai kiprahnya sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan, sekaligus memegang tampuk kepemimpinan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan. Posisi strategis ini menegaskan perannya yang sentral dalam dinamika politik partai berlambang banteng moncong putih di Bumi Sriwijaya.
Giri Ramanda Nazaputra Kiemas bukanlah nama baru dalam lingkup politik nasional. Ia adalah putra dari almarhum Nazaruddin Kiemas, seorang Anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Sumatera Selatan 1. Keterkaitan darahnya dengan tokoh-tokoh penting PDI Perjuangan, seperti almarhum Taufik Kiemas (adik ayahnya) dan Megawati Soekarnoputri (bibinya, Ketua Umum PDI Perjuangan), serta sepupunya Puan Maharani, tak pelak turut mewarnai perjalanan karirnya.
Rekam jejak pendidikannya pun tak kalah mengesankan. Lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, ia melanjutkan studi dan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Sriwijaya. Ketertarikannya pada pengembangan diri dan wawasan global dibuktikan dengan partisipasinya dalam IDEAS Indonesia Program batch 2 dan studi di Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT). Pengalamannya ini diperkaya lagi dengan posisinya sebagai ketua ILUNI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) cabang Sumatera Selatan.
Di tingkat daerah, Giri Ramanda Nazaputra Kiemas terpilih menjadi Anggota DPRD Sumatera Selatan dari daerah pemilihan Muara Enim, Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, buah pernikahan H. Nazaruddin Kiemas dan Lyna Soertidewi. Alumnus SMUN 12 Jakarta ini juga pernah tercatat menyetujui pemekaran Kabupaten Gelumbang bersama Alex Noerdin, sebuah keputusan yang turut membentuk peta administrasi wilayah. (PERS)

Updates.