Mahasiswa Kedokteran Dibekali Visi Ketahanan Kesehatan Bangsa di Lemhannas RI

    Mahasiswa Kedokteran Dibekali Visi Ketahanan Kesehatan Bangsa di Lemhannas RI
    Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si

    JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menjadi saksi bisu pentingnya masa depan kesehatan bangsa ketika menerima kunjungan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) pada Jumat (6/2/2026). Kunjungan yang merupakan bagian dari Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Nasional ini, membuka mata para calon dokter tentang peran krusial mereka dalam menjaga ketahanan kesehatan negeri.

    Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., tak sungkan berbagi wawasan mendalam. Ia menekankan bahwa pertemuan ini adalah momentum berharga untuk saling menginspirasi tentang bagaimana ilmu kedokteran dapat berkontribusi nyata pada pilar ketahanan nasional.

    “Kunjungan ke Lemhannas ini, Saya manfaatkan untuk kita berbagi ilmu pengetahuan tentang aspek penting dari kedokteran dalam konteks ketahanan nasional, ” kata Gubernur Lemhannas RI mengawali pemaparannya.

    Dalam orasinya yang membangkitkan semangat, Gubernur Lemhannas RI mengupas tuntas berbagai isu kesehatan global yang mengkhawatirkan. Ia menyoroti mundurnya Amerika Serikat dari World Health Organization (WHO), penghentian bantuan vital dari United States Agency for International Development (USAID), ancaman wabah MPOX, Ebola, dan AIDS yang membutuhkan anggaran besar, hingga meresahkan masuknya fentanil dari berbagai negara ke AS.

    “Selanjutnya, tantangan bagi mahasiswa kedokteran adalah tantangan kesehatan di era disrupsi teknologi, terutama tantangan kesehatan mental, ” imbuh Gubernur Lemhannas RI, mengingatkan betapa cepatnya perubahan teknologi dapat memengaruhi psikologis, terutama dengan maraknya ketergantungan pada media sosial yang berujung pada cyberbullying, konsumsi informasi tanpa filter, dan pola pikir instan.

    Tak hanya isu global, persoalan kesehatan domestik pun tak luput dari perhatian. Stunting yang masih menghantui, ketimpangan layanan kesehatan antar daerah, kekurangan tenaga medis, dan masalah pembiayaan kesehatan menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi. Mengabaikan isu-isu ini, menurutnya, akan menggerogoti produktivitas bangsa, merapuhkan kohesi sosial, menggoyahkan stabilitas nasional, dan pada akhirnya menurunkan kualitas sumber daya manusia.

    Gubernur Lemhannas RI menegaskan sebuah pandangan fundamental: ketahanan nasional bukan semata-mata soal kekuatan militer, melainkan juga cerminan dari kondisi kesehatan sebuah negara. Ia menambahkan, manusia yang sehat adalah fondasi utama pembangunan, sekaligus garda terdepan penjaga dan pewaris kedaulatan bangsa.

    “Karena itu, di pundak saudara-saudara kualitas SDM unggul dipertaruhkan untuk mewujudkan national interest atau kepentingan nasional Indonesia untuk Indonesia Emas 2045. Dokter masa depan adalah benteng ketahanan nasional di bidang kesehatan, ” pungkasnya, memberikan amanah besar bagi para mahasiswa.

    Kegiatan company visit ini dirancang khusus untuk menyelaraskan pemahaman antara realitas di lapangan yang dihadapi mahasiswa kedokteran dengan urgensi ketahanan kesehatan bangsa. Melalui sesi inspiratif ini, Gubernur Lemhannas RI berharap para peserta ISMKI semakin termotivasi untuk menuntaskan studi mereka dan kelak menjadi pemimpin yang gigih memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari aspek kesehatan. (PERS)

    ketahanan nasional kesehatan masyarakat pendidikan kedokteran kebijakan kesehatan isu global generasi muda
    Ibrahim

    Ibrahim

    Artikel Sebelumnya

    Lima Satker TNI Raih WBK, Perkuat Transparansi...

    Artikel Berikutnya

    Kakorlantas Irjen. (Pol) Agus Suryonugroho:...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satuan Samapta Polres Ciamis Bersiaga Amankan Gelaran Muscab PKB Kabupaten Ciamis
    Cipkon Kamtibmas, Sat Samapta Polres Ciamis Patroli ke Area Pelayanan Masyarakat
    Polsek Banjarsari Polres Ciamis Binluh Rutin Saka Bhayangkara Banjarsari di Makopolsek
    Bapas Purwokerto Ikuti Workshop Penguatan Alternatif Pemidanaan Guna Implementasi KUHP Baru
    Perkuat Sinergitas, Polsek Cikoneng Polres Ciamis Koorkom Kamtibmas ke Petugas Minimarket

    Ikuti Kami