JAKARTA - Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI pada Selasa (13/1) saat Upacara Pembukaan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 69. Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menyambut hangat 110 peserta yang terpilih dari berbagai institusi dan lembaga, menyebut mereka sebagai 'figur terbaik' yang akan membentuk masa depan bangsa.
“Saudara-saudara adalah figur terbaik yang terpilih dari institusi dan lembaga yang berasal dari berbagai unsur, ” ujar Gubernur Lemhannas RI, Selasa (13/1/2026).
Peserta P4N Angkatan LXIX ini merupakan perwakilan unggulan dari 48 personel TNI, 28 dari Polri, 21 ASN, 7 Non-ASN, serta 6 peserta dari negara sahabat. Keberagaman ini mencerminkan komitmen Lemhannas RI untuk membangun jaringan kepemimpinan yang inklusif dan berwawasan global.
Gubernur Ace Hasan Syadzily menekankan tujuan utama pendidikan ini, yaitu mengintegrasikan para peserta dalam pemahaman mendalam mengenai isu-isu geopolitik dan dampaknya terhadap ketahanan bangsa. Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, P4N bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman sebagai bekal utama para kader pimpinan tingkat nasional di tengah kompleksitas tantangan dunia yang multidimensi.
“Pendidikan ini menjadi wahana untuk membekali para pemimpin dengan kemampuan menganalisis, memahami, dan merumuskan kebijakan yang tepat di tengah dinamika global yang bergerak cepat, ” tegas Gubernur Lemhannas RI.
Mengusung tema “Pemantapan Kapasitas Pimpinan Tingkat Nasional Guna Mendukung Asta Cita dalam rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, penyelenggaraan P4N Angkatan LXIX ini dinilai sangat relevan dengan tuntutan masa depan. Lemhannas RI memandang pentingnya mempersiapkan pemimpin yang adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Selama masa pendidikan, para peserta akan dibekali berbagai pengetahuan strategis dengan harapan dapat merumuskan kebijakan inovatif. Hal ini merupakan langkah konkret dalam upaya mencapai tujuan nasional, sebagaimana diungkapkan Gubernur Lemhannas RI.
“Melalui berbagai pengetahuan dan isu strategis tersebut, diharapkan para peserta akan mampu menjabarkan dan menyusun serta merumuskan berbagai kebijakan inovatif dalam menjalankan tugas dibidang masing-masing guna menjawab tantangan aktual yang dihadapi bangsa dalam mewujudkan tujuan nasional, ” tutur Gubernur Lemhannas RI.
Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI juga memaparkan lima karakter utama yang diharapkan dimiliki oleh para pemimpin nasional. Kelima karakter tersebut meliputi: karakter negarawan yang berlandaskan nilai kebangsaan, wawasan global yang mendalam mengenai geopolitik, pemahaman komprehensif terhadap program dan kebijakan strategis nasional, kemampuan merumuskan kebijakan sesuai kepentingan nasional dan Asta Cita pemerintahan, serta kemampuan kolaborasi dan koordinasi yang kuat.
“Manfaatkanlah dengan optimal seluruh sarana dan prasarana agar proses penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan yang telah direncanakan, ” tutup Gubernur Lemhannas RI, memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk memaksimalkan kesempatan berharga ini. (PERS)

Ibrahim