JAKARTA - Peran guru jauh melampaui sekadar transfer ilmu pengetahuan. Mereka adalah arsitek fundamental yang membentuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa, sebuah pilar krusial bagi ketahanan nasional. Pandangan ini disampaikan oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si.
Ucapan tersebut menggema saat Musyawarah Nasional (Munas) IV Ikatan Guru Indonesia (IGI) Tahun 2026 diselenggarakan pada Jumat, 16 Januari 2026, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. Di hadapan para pendidik, beliau menegaskan bahwa guru merupakan elemen sentral dalam ekosistem pendidikan.
“Guru memiliki peran strategis dan yang paling memiliki fundamental dalam meningkatkan kualitas SDM, ” kata Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menggarisbawahi keterkaitan erat antara kualitas SDM dengan kekuatan bangsa. Ketahanan nasional, menurutnya, tidak semata-mata diukur dari kekuatan militer, melainkan dari sejauh mana sebuah bangsa mampu mengembangkan potensi manusianya. Kualitas SDM yang dimaksud mencakup tidak hanya kecakapan akademis, tetapi juga pembentukan karakter yang kokoh dan penguatan ideologi bangsa.
“Dengan demikian, guru turut memiliki peran besar terhadap ketahanan nasional karena kunci ketahanan nasional terletak pada sejauh mana kualitas SDM yang dimiliki oleh suatu bangsa, ” jelas Gubernur Lemhannas RI.
Dalam konteks lanskap geopolitik global yang dinamis, kemandirian dan kekuatan bangsa menjadi imperatif. Pembangunan yang komprehensif, dari hulu ke hilir, termasuk pendidikan, menjadi kunci untuk mewujudkannya. Guru, di tangan merekalah nasib peradaban bangsa di masa depan ditentukan.
“Guru saat ini penentu arah Indonesia, karena ada di tangan gurulah, dari didikan Bapak dan Ibulah, lahir para penguat peradaban Indonesia yang akan mengisi Indonesia Emas 2045, ” ujar Gubernur Lemhannas RI.
Oleh karena itu, harapan besar bangsa untuk meraih Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada dedikasi para guru dalam mendidik dan membentuk karakter generasi penerus. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI turut mengajak seluruh pengurus dan anggota IGI untuk secara konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Beliau mengimbau agar para pendidik tidak hanya terpaku pada aspek akademis, namun juga menumbuhkan semangat kebangsaan yang kuat demi membentuk karakter generasi masa depan yang tangguh.
Mengakhiri orasinya, Gubernur Lemhannas RI mengutip kearifan Jenderal Besar Soedirman, yang menyatakan bahwa setiap guru adalah pejuang yang membuka jalan menuju masa depan gemilang. Beliau menyampaikan harapannya agar IGI terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. (PERS)

Ibrahim