JAKARTA - Di tengah pusaran dinamika global yang kian rumit dan kondisi dunia yang terasa berat, pundak para alumni Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) RI kini memikul harapan besar. Mereka diharapkan mampu mentransformasikan ilmu dan pengalaman menjadi kontribusi nyata yang memperkuat fondasi bangsa dan negara.
Penegasan ini menggema kuat saat Dewan Pengurus Angkatan (DPA) IKAL Program Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXV Lemhannas RI resmi dikukuhkan. Acara sakral ini berlangsung khidmat di Aula Mutiara Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, menandai dimulainya estafet kepemimpinan DPA IKAL P3N XXV Lemhannas RI di bawah nahkoda Ketua Umum, Bayu Priawan Djokosoetono.
Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, Ketua Bidang Kajian Strategis dan Diskusi Publik DPA IKAL P3N Lemhannas RI, menyoroti urgensi peran alumni dalam menyumbangkan kacamata strategis bagi kemajuan bangsa, negara, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa pemikiran para alumni sangat krusial untuk menjaga benteng ketahanan nasional.
Menurutnya, para alumni Lemhannas diharapkan dapat menjadi jembatan pemikiran antara akar rumput dan para pengambil kebijakan. Masukan yang diberikan bukan sekadar opini, melainkan hasil dari kajian mendalam dan diskusi publik yang menghasilkan analisis objektif, berbasis bukti nyata, dan mencerminkan kondisi lapangan yang sesungguhnya.
"Masukan tersebut, akan didasarkan pada kajian mendalam serta diskusi publik sehingga menghasilkan analisis yang objektif, berbasis bukti (evidence-based), dan mencerminkan kondisi nyata di lapangan, " ungkap Prof. Dr. Telisa, Kamis (12/3/2026).
Berkumpulnya para pemimpin dari berbagai sektor dan lembaga tinggi negara dalam wadah alumni Lemhannas ini menjadi kekuatan tersendiri. Mereka diharapkan mampu secara kolektif menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik yang datang dari kancah internasional maupun permasalahan domestik.
Irjen Pol Laksana S.I.K, Ketua Bidang Organisasi DPA IKAL P3N XXV Lemhannas RI, turut menggarisbawahi pentingnya semangat kebersamaan. Baginya, persatuan adalah kunci untuk membangun Indonesia yang lebih kokoh.
"Alumni Lemhannas harus mampu mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih kuat dan bersatu. Maka program-program kerja kami arahkan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, " ujarnya.
Senada dengan itu, Laksda TNI Amrin Rosihan Hendrotomo, SE, Ketua Bidang Publikasi dan Media DPA IKAL P3N XXV Lemhannas RI, berharap IKAL Lemhannas dapat bertransformasi dari sekadar forum seremonial menjadi pusat kolaborasi yang dinamis. Ia ingin momentum ini menjadi titik tolak komitmen bersama untuk berkarya dan mengabdi demi kemajuan Indonesia.
"DPA IKAL P3N XXV ini bukan hanya menjadi wadah kangen-kangenan saja, Namun para Pengurus mampu menjembatani dan menselaraskan semua inspirasi, inovasi dan karya positif para Alumni untuk berpartisipasi, berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai komponen negara dan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun negara Indonesia tercinta, " ujarnya.
Di sisi lain, DR. Hj. Kartini, Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan DPA IKAL P3N XXV Lemhannas RI, menyoroti peran vital alumni dalam memperkokoh kohesi sosial di masyarakat. Ia mengidentifikasi tiga pilar penting yang harus dipegang teguh oleh para alumni.
Pertama, alumni perlu aktif membangun *social capital* atau modal sosial dengan tidak bersikap eksklusif, melainkan merangkul dan memperluas jejaring di tengah masyarakat. Kedua, menjadi agen persatuan yang mampu merangkul keragaman dan menengahi berbagai perbedaan. Ketiga, mendorong sinergi antar-lembaga demi penguatan kerja sama dalam menghadapi tantangan nasional.
Dengan perpaduan peran strategis, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan sosial ini, para alumni Lemhannas P3N XXV diharapkan benar-benar menjadi penggerak utama yang mampu menjaga ketahanan nasional dan mendorong Indonesia melaju di tengah arus global yang penuh tantangan. (PERS)

Ibrahim