CIANJUR - Upaya strategis untuk memastikan pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani yang membutuhkan terus digalakkan. Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, baru-baru ini menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di wilayah selatan Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini bekerja sama dengan Pupuk Indonesia, bertujuan utama memperkuat sistem distribusi agar lebih tepat sasaran, akuntabel, dan transparan.
Dalam acara yang diselenggarakan di Desa Muara Cikadu dan Desa Kertajadi, Endang Setyawati Thohari menekankan pentingnya kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian. Ia secara khusus mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.
“Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan dan Astacita Presiden Prabowo terhadap para petani Indonesia. Penurunan HET memberikan angin segar bagi petani yang selama ini berjuang menjaga kedaulatan dan swasembada pangan, ” tegas Endang dalam keterangan rilisnya yang diterima Wartawan, di Jakarta, Senin (17/11/2025).
Lebih lanjut, Endang Setyawati Thohari mendorong adanya inovasi dalam sistem distribusi pupuk. Ia mengusulkan agar penyediaan gudang pupuk oleh koperasi di setiap wilayah dapat dipermudah. Tujuannya agar para petani tidak perlu menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan pupuk, sehingga proses pembelian menjadi lebih efisien dan praktis.
Pupuk bersubsidi, menurut Endang, merupakan komoditas strategis yang pengelolaannya harus dilakukan dengan cermat. Hal ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani yang berhak menerima. Melalui Bimtek ini, diharapkan dapat meminimalkan kebingungan atau bahkan kelangkaan pupuk yang seringkali timbul akibat kurangnya pemahaman mengenai mekanisme distribusi yang berlaku.
“Agenda ini sangat penting agar petani mendapatkan pupuk subsidi dengan mudah dan transparan. Ini sekaligus menjawab keresahan petani terkait kelangkaan pupuk bersubsidi, ” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini, menunjukkan empati terhadap tantangan yang dihadapi para petani.
Antusiasme dan manfaat positif dirasakan langsung oleh para petani serta penyuluh pertanian yang hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satu peserta, Agus Bambang, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan.
“Alhamdulillah, dengan hadirnya Ibu Endang, kami jadi lebih paham alur distribusi pupuk, aturan baru, serta hak dan kewajiban kami dalam pengajuan pupuk subsidi, ” ujarnya, menggarisbawahi keberhasilan sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri petani. (PERS)

Updates.