POLITISI - Lahir pada 30 September 1981, Daniel Mutaqien Syafiuddin telah menorehkan jejak panjang dalam kancah politik nasional. Sosok politikus Partai Golkar ini dikenal publik setelah mengemban amanah sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sejak tahun 2014. Namun, ambisinya untuk melayani masyarakat secara lebih langsung mendorongnya untuk mengambil langkah besar.
Puncak pengabdiannya di Senayan harus berakhir sementara. Keputusan strategis diambil Daniel Mutaqien dengan mengundurkan diri dari posisinya di DPR RI. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah lompatan untuk bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indramayu tahun 2020. Ia mantap mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Indramayu, didukung penuh oleh Partai Golkar yang telah lama menjadi wadah perjuangannya.
Perjalanan akademisnya dimulai dari bangku SD Negeri III Paoman (1987–1993), dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Indramayu (1993–1996). Semangatnya untuk mengejar ilmu membawanya ke SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta (1996–1999), sebelum akhirnya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Islam Indonesia (UII) untuk jenjang S-1 (1999–2005).
Keterlibatannya dalam berbagai organisasi menunjukkan rekam jejak yang kaya. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris BPD HIPMI Jawa Barat (2013–sekarang) dan turut aktif di Departemen BPP HIPMI (2013–sekarang). Pengalamannya memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Indramayu (2010–2015) serta menjadi Wakil Ketua BPC HIPMI Kabupaten Indramayu (2009–2013) mengasah kemampuannya dalam mengelola kekuatan politik dan ekonomi.
Tak hanya itu, Daniel Mutaqien juga pernah berkontribusi sebagai Bendahara PSSI Jawa Barat (2009–2014), sebuah amanah yang menunjukkan kepeduliannya pada ranah olahraga. Kepemimpinannya juga terlihat jelas saat menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila (2007–sekarang) dan Ketua Sapma Pemuda Pancasila (2005–2007). Dukungannya terhadap generasi muda juga terwujud melalui perannya sebagai Pembina KNPI Kabupaten Indramayu.
Jejak karirnya di pemerintahan dimulai ketika ia terpilih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat pada periode 2009–2014. Pengalaman inilah yang kemudian membawanya melangkah ke tingkat nasional sebagai Anggota DPR-RI, sebuah posisi yang dijabatnya dalam beberapa periode krusial: 2014–2019, 2019–2020, dan kembali terpilih untuk periode 2024–sekarang. (PERS)

Updates.