POLITISI - Menelisik jejak langkah Sturman Panjaitan, seorang purnawirawan jenderal TNI Angkatan Laut yang kini mengukir cerita baru di panggung politik nasional. Lahir pada 17 Oktober 1959, perjalanan hidupnya menandai transisi yang menarik dari medan bakti militer menuju kancah legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Pengalamannya yang teruji di lingkungan TNI Angkatan Laut, sebuah lembaga yang identik dengan disiplin dan ketegasan, kini ia bawa untuk memperkaya dinamika di Senayan. Sejak periode 2019-2024, dan kembali terpilih untuk masa jabatan 2024-2029, Sturman Panjaitan telah mendedikasikan diri mewakili suara rakyat dari daerah pemilihan Kepulauan Riau. Komitmennya terhadap perjuangan rakyat semakin diperkuat dengan kiprahnya di Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Dalam periode keduanya yang penuh tanggung jawab, Sturman Panjaitan dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI. Posisi ini menempatkannya di garis depan dalam perumusan undang-undang, sebuah tugas krusial yang membutuhkan ketelitian, wawasan luas, dan kemampuan merangkai berbagai kepentingan demi terciptanya regulasi yang berpihak pada masyarakat. Rasanya pasti berbeda, mengemban tugas negara di dua medan yang sangat berbeda, namun esensinya tetap sama: pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kisah Sturman Panjaitan adalah bukti nyata bagaimana pengalaman hidup, termasuk disiplin militer yang tertanam kuat, dapat menjadi modal berharga dalam meniti karir di dunia politik. Ia bukan sekadar politikus, melainkan seorang negarawan yang terus belajar dan beradaptasi, membawa perspektif unik dari latar belakangnya yang kaya. (PERS)

Updates.