Waketum PAN Dukung Laporan Dugaan Hasutan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi: Tindakan Tepat Lawan Kegaduhan

    Waketum PAN Dukung Laporan Dugaan Hasutan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi: Tindakan Tepat Lawan Kegaduhan
    Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay

    JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, memberikan pandangannya terkait pelaporan terhadap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke pihak kepolisian. Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindakan yang sangat tepat untuk merespons keresahan publik. Banyak masyarakat merasa terganggu oleh ajakan yang dinilai berpotensi memecah belah dan bertujuan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.

    Saleh menekankan bahwa dugaan hasutan tersebut sangat mudah dipahami oleh khalayak luas. Hal ini dikarenakan penyampaiannya dilakukan di muka umum dan terekam secara utuh, yang kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial. Ia meyakini bahwa pelaporan yang telah dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    "Ajakan itu sangat potensial ditafsirkan secara salah. Akibatnya, sangat potensial menimbulkan kegaduhan dan ketidaktertiban, " ujar Saleh di Jakarta, Jumat (10/04/2026).

    Ia pun optimis bahwa aparat kepolisian, setelah meninjau video yang beredar, akan menemukan berbagai unsur pelanggaran pasal. Potensi pasal tersebut meliputi pencemaran nama baik, ujaran kebencian, perbuatan tidak menyenangkan, hingga ajakan untuk menurunkan pemerintahan yang sah.

    Saleh tidak menampik hak setiap individu untuk berbicara di ruang publik. Namun, ia menegaskan bahwa ketika ucapan tersebut dinilai mengganggu dan berpotensi menimbulkan kegaduhan, pelaporan kepada aparat penegak hukum menjadi langkah yang sah untuk diperiksa lebih lanjut.

    Oleh karena itu, ia berpandangan bahwa pelaporan ini tidak bisa dianggap remeh. Proses hukum harus terus berjalan demi tegaknya prinsip kesetaraan di mata hukum. Ia berharap kepolisian dapat menindaklanjuti laporan ini secara profesional.

    "Pihak kepolisian sudah seharusnya menindaklanjuti pelaporan ini. Dengan begitu, penegakan hukum berlaku untuk semua, jangan ada kesan bahwa jika aktivis yang dilaporkan, malah tidak diproses, " tegasnya.

    Di sisi lain, Saleh meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto sendiri tidak akan terlalu ambil pusing dengan pidato Saiful Mujani dan Islah Bahrawi. Ia menilai, saat ini Presiden Prabowo tengah fokus penuh pada berbagai program prioritas nasional. Mulai dari upaya swasembada pangan, pengembangan energi baru terbarukan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penanganan bencana alam, hingga berbagai program utama lainnya yang tertuang dalam Astacita.

    "Kalaupun dilaporin (ke Prabowo), mungkin hanya menanggapi biasa saja. Bahkan mungkin hanya tersenyum tipis. Menandakan kalau itu hanyalah rintangan kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan, " tutup Saleh. (PERS) 

    politik hukum keamanan media sosial opini publik
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Komnas HAM Desak TGPF Usut Tuntas Kasus...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pasilog Kodim Klungkung Hadiri Aksi Jaga Lingkungan dan Bersih-Bersih di Pantai Goa Lawah
    Babinsa Koramil Nusa Penida Kawal Penyaluran BLT-DD di Desa Batukandik
    Serka Dewa Putu Gelar Aksi Bersih-Bersih di Pura Agung Kentel Gumi
    KPK Makin Gencar Lakukan OTT, Bupati Tulungagung Tertangkap
    Notaris Lutfi Afandi, Buronan Kasus Penipuan Rp 4,2 Miliar Akhirnya Tertangkap

    Ikuti Kami